Review Nokia 1: HP Murah Buat Pemula

Nokia-1

Cukup menarik apa yang dilakukan oleh HMD Global, perusahaan yang kini memegang lisensi merek Nokia, dengan menghadirkan Nokia 1 di Indonesia. Menarik karena tampaknya HMD lebih memilih bermain aman. Mengapa begitu? Di saat pabrikan asal Tiongkok sedang gencar memasarkan produk–produk menengah bahkan high end, HMD Global malah menghadirkan Nokia 1 yang harganya tak sampai sejutaan.

Well, ceruk pasar ini memang sudah lama tak dilirik oleh beberapa pabrikan. Tetapi animo pembeli terhadap handphone murah tetap saja ada. Buktinya apa yang dilakukan Xiaomi beberapa waktu lalu dengan Redmi 5A yang punya banderol sepadan, terbukti sukses. Tapi ini Nokia, bukan Xiaomi. Bisa jadi, sambutan pasar akan biasa-biasa saja atau sebaliknya, bisa lebih sukses dari Xiaomi Redmi 5A.

Nah, untuk mengetahui detail yang ada pada Nokia 1 ini, kami akan ulas apa saja yang menarik dan juga segala hal yang patut dipertimbangkan sebelum meminang perangkat ini.

Paket penjualan

review-Nokia1

Pada paket penjualan Nokia 1 terdapat perlengkapan standar seperti (selain perangkat dan baterai), buku manual, charger, petunjuk penggunaan dan earphone. Cukup menarik, karena kebanyakan earphone kini banyak dilupakan dan tidak termasuk dalam penjualan.

Paket Penjualan: Handset, Charger, Kabel data, Buku manual, Kartu garansi
Warna: Merah, Biru
Harga: Rp 999.000

unboxing-nokia-1


Desain

Pertama kali memang unit Nokia 1 yang baru dikeluarkan dari packaging-nya, cukup bikin kami terkejut, kenapa enteng sekali, dan ternyata baterainya memang belum terpasang. Maklum, Nokia 1 masih menggunakan desain lawas dengan casing belakang yang bisa dibuka (bukan unibodi). Jadi baterai terpisah.

jeroan-nokia-1

Keuntungan dari desain ini adalah, Anda bisa dengan mudah mengganti baterai ketika masa pakainya sudah usang. Tinggal beli baterai baru, lalu pasang sendiri. Tidak seperti desain unibodi yang baterainya susah dicopot.

Keuntungan lainnya, Anda bisa menggonta-ganti casingnya dengan warna lain atau casing bergambar sesuai selera. Ini karena Nokia mengadopsi desain yang pernah membesarkan nama Nokia beberapa tahun lalu yakni Xpress On Cover, alias bisa gonta-ganti cover. Pada packaging-nya juga disebutkan bahwa Exchangeable Cover dijual terpisah. Jadi kemungkinan Nokia juga akan menyediakannya.

Beralih ke tampilan, Nokia 1 tampak minimalis dengan casing berbahan plastik. Kebetulan unit yang kami pegang ini berwarna Dark Blue yang agak nge-dove, dan terlihat cukup manis berkat bingkai berwarna putih. Di bagian belakang ada satu kamera utama beserta lampu flash di bawahnya dan logo Nokia terpampang jelas di bagian tengah. Juga ada lubang speaker di pojok kanan.

volume-nokia-1

Seperti kebanyakan handphone lainnya, tombol volume rocker ada di sisi kanan beserta tombol power di bawahnya.

desain-utama-nokia-1

Di bagian bawah terdapat port microUSB 2.0 dan lubang jack audio di bagian atas. Sementara layar yang digunakan adalah jenis IPS LCD dengan bentang 4,5 inci beresolusi 480x854 piksel atau sekitar 218 ppi.

desain-belakang-nokia-1

Postur tubuh Nokia 1 yang memiliki dimensi 133.6 x 67.8 x 9.5 mm, sejauh yang kami rasakan cukup nyaman. Meksipun terbilang kecil untuk ukuran handphone kekinian yang kini sudah lazim berukuran 5 inci atau lebih.

Lalu dimana letak pemindai sidik jari? Jawabnya, tidak ada. Bukan karena Nokia lupa menyertakannya karena harga yang ditawarkan tentu tak bisa membawa sensor biometrik ini ke perangkai ini.

Secara umum penampilan Nokia 1 mengingatkan kita pada handphone Android generasi awal. Bedanya adalah Nokia 1 sudah dibekali dengan kamera depan untuk keperluan selfie atau video call. Juga sudah mengadopsi tombol menu virtual yang ada di layar.


Performa

Buat sebagian orang, performa handphone menjadi sesuatu yang sangat dikritisi. Apalagi sekarang jamannya game-game moba atau battle royal yang membutuhkan spek tinggi. Tapi, kami ingatkan bahwa Nokia 1 bukan untuk para penggemar game-game berat.

Nokia 1 hanya dibekali dengan chipset Meditek MT6737M yang memiliki prosesor quad-core 1,1 GHz dengan GPU Mali-T720MP1. Kinerja Nokia 1 selebihnya ditopang dengan RAM 1GB dan penyimpanan internal 8GB. Jadi jelaskan kenapa kami tak merekomendasikan handphone ini untuk memainkan game yang mensyaratkan spek tinggi.

ss-Device

Beruntungnya, Nokia 1 menjalankan Android Go Edition, dengan antarmuka Android murni bawaan berbasis Android Ore 8.1. Artinya, sangat cocok untuk perangkat berkinerja rendah, jadi akan terasa sangat enteng menjalankan sistem yang ada di handphone.

ss-OS

Selain itu, aplikasi yang ada pada Android Go adalah tipe aplikasi ringan yang dibuat khusus. Misalnya, Google Go, Google Assistant Go, YouTube Go, Google Maps Go, Gmail Go, Files Go, dan masih ada lagi beberapa waktu mendatang. Juga, Anda tak perlu khawatir mengenai bloatware yang hanya bikin berat atau memakan memori.

Kelebihan Android Go yang utama adalah, perangkat dengan OS ini bakal mendapat jaminan update ke Android versi terbaru lebih cepat. Baik update ringan seperti patch keamanan maupun update besar seperti perubahan versi. Jadi, bisa disimpulkan faktor keamanannya cukup terjamin.

Semua kinerja Nokia 1 ini ditopang oleh baterai berbobot 2150 mAh. Terlalu kecil? Tidak juga, mengingat tak banyak aplikasi di Nokia 1 sehingga masih sanggup untuk digunakan seharian.

Jenis Aktivitas

Persentase pengurangan

Game HD Play

-

Browsing 3G/4G

12

Video HD Playback

15

Music Playback

9

Lalu kira-kira berapa skor AnTuTu-nya? Sebenarnya ini tak terlalu penting bagi Nokia 1, tapi untuk menghilangkan rasa penasaran kami uji Nokia 1 ini dengan AnTuTu dan hasilnya,…Nokia 1 kesulitan menjalankan AnTuTu versi terbaru, jadi kami skip.

ss-benchmark

Antutu v6.2.7

-         

GeekBench 4 CPU

Compute

492

1194

949

PC Mark Work 2.0

2352

3D Mark (Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1)

3D Mark (Sling Shot)

73

78


Kamera

Fitur kamera di Nokia 1 terdiri dari satu kamera utama dengan sensor 5 megapiksel dan satu kamera depan bersensor 2 megapiksel. Yup, dengan harga Rp999.000 tak bisa banyak berharap mendapat kamera dengan aperture besar atau dengan autofocus yang baik. Yang jelas, kamera ini tetap bisa merekam video dengan resolusi 480p.

ss-kamera

Hasil kamera boleh bisa dibilang sepadan dengan harga yang ditawarkan. Meskipun ada beberapa merek di level harga yang sama yang menawarkan kamera yang lebih baik dari ukuran sensornya. Waktu kami mencoba, jepretan satu foto terbilang cepat, meskipun Anda harus stabil dalam mengambil gambar. Sayangnya lampu LED flash-nya hanya ada pada kamera belakang saja.

Warna yang dihasilkan terbilang natural. Berikut hasil foto jepretan kami, yang kami ambil di luar ruang dalam kondisi cahaya sedikit mendung.

Hasil-foto-nlia-1-indoor


Konektivitas

Nokia 1 mendukung konektivitas 2G, 3G dan 4G dengan dual slot SIM dedicated berukuran nano dan micro SIM. Ditambah ada satu slot untuk kartu memori. Jadi, Anda bisa menggunakan dual SIM dan microSD secara bersamaan.

Dengan dukungan koneksi 4G ini tentu tak perlu dikeluhkan lagi soal jaringan yang nge-lag selama Anda berada di area 4G yang baik. Buat yang tinggal di daerah yang belum tersentuh dengan jaringan ini, Anda juga masih bisa terhubung ke internet lewat jaringan 3G.

Untuk fitur seperti GPS, Wifi dan Bluetooth, tak perlu dipersoalkan lagi, sebab ini sudah menjadi fitur standar di handphone Android termasuk Nokia 1.

Kesimpulan

Kelebihan

Kekurangan

-          Harga Murah

-          Android GO

-          Pure Android

-          Slot Memori Terpisah

-          Spek standar

-          Kinerja Pas-pasan

Nokia 1 sejatinya diperuntukan bagi mereka yang akan ‘hijrah’ dari ponsel fitur ke smartphone. Jadi, sekali lagi, jika Anda termasuk yang kritis soal performa, hasil kamera, Nokia 1 bukan buat Anda. Tapi, handphone ini akan sangat cocok buat pengguna smartphone pertama (selain yang beralih dari ponsel fitur ke smartphone). Seperti buat orang tua atau mungkin untuk hadiah anaknya yang sudah berumur 12 tahun. Alasannya, aplikasinya sederhana dan antarmukanya mudah digunakan.

 

Produk

Produk

Merk – Tipe - Harga

Xiaomi Redmi 5A

(Rp. 1. 300.000)

 

Jaringan

Dual-GSM/3G HSDPA/4G LTE

 

Layar – Pixel – Tipe Screen

5.0inci 720 x 1280 pixels, 16:9 ratio (~296 ppi density), IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors

 

Chipset

Quad-core 1.4 GHz Cortex-A53, Qualcomm MSM8917 Snapdragon 425; GPU Adreno 306

 

Kamera

Belakang:

13 MP, f/2.2, PDAF

Depan: 5 MP, f/2.0; Video: 1080p@30fp>

 

Sistem Operasi/ OS

Android 8.1 (Oreo)

 

RAM dan Internal Storage

3GB/ 32GB; MicroSD up to 256GB

 

Baterai

Non-removable Li-Ion 3000 mAh

Last modified on Sunday, 23 September 2018 23:57

Go to top