Kehadiran Xiaomi Mi A2 Dibayangi Berbagai Masalah Pembaharuan di Mi A1

mia1gagalupdatee

MI A1 adalah smartphone pertama Xiaomi yang berbasis Android One. Alih-alih menggunakan custom ROM in-house milik mereka yang eksohor -MIUI-, Xiaomi lebih memilih untuk memakai sistem operasi 'bersih' besutan Google. 


Kemunculannya pada September tahun lalu cukup menyita perhatian penggemar smartphone tanah air. Menyasar kelas menengah, Mi A1 hadir dengan kombinasi dua kamera belakang masing-masing dengan resolusi 12MP dan sebuah kamera selfie 5MP. Kehadiran chipset Snapdragon 625 yang ditopang dengan RAM 4GB dan ruang simpan 64GB membuat Mi A1 menjadi salah satu smartphone yang diperhitungkan di segmen tengah. Apalagi harganya juga dipatok lebih rendah dari pesaingnya. Saat pertama kali diluncurkan, Anda bisa membawa pulang Mi A1 dengan harga 3 jutaan.

Seiring dengan berjalannya waktu, update untuk Mi A1 kemudian berdatangan.

Dikutip dari Detik, tepat satu hari sebelum pergantian tahun 2017, Xiaomi menggelontorkan update Oreo ke perangkat Mi A1. Namun beberapa minggu kemudian, update tersebut ditangguhkan.

Berbagai keluhan didapat oleh pengguna Mi A1 yang telah melakukan update tersebut, diantaranya aplikasi dial yang tak responsif, tidak berfungsinya beberapa aplikasi dari pihak ketiga, swipe pada sensor gesture fingerprint yang tidak berjalan, tombol recent app menjadi tidak responsif, hingga menyebabkan baterai boros dan gangguan koneksi wi-fi.

Pihak Xiaomi sendiri telah mengakui masalah tersebut dan memutuskan untuk menangguhkan pengiriman update Oreo ke pengguna.

Tak lama kemudian, Xiaomi melanjutkan kembali update Oreo tepatnya pada minggu ketiga bulan Januari 2018. Namun sayang, lagi-lagi pembaharuan Android Oreo untuk Xiaomi kembali bermasalah seperti penuturan Gizmochina yang dilansir oleh Liputan 6.

Akibatnya pembaharuan Android Oreo untuk Mi A1 kembali dihentikan.

Setelah sempat 2 kali dihentikan, pembaharuan Android Oreo untuk Mi A1 kembali dilanjutkan pada 30 Januari 2018 (Liputan 6). Ada beberapa bugs yang berhasil Xiaomi perbaiki bersamaan dengan hadirnya fitur-fitur baru seperti modus picture in picture, snooze notifikasi, serta kemunculan adaptive icon.

mia1gagalupdate

Akhir Juni 2018 , Xiaomi kembali menghadirkan pembaharuan untuk Mi A1. Kali ini mereka mengusung update Android Oreo 8.1 yang membawa berbagai pembaharuan seperti ikon baterai untuk pernagkat bluetooth, tampilan quick setting yang tranparan, hingga menu setting yang lebih freeh. NAmun belum lama digulirkan, Xiaomi lagi-lagi harus menarik kembali pembaharuannya.

Dikutip dari Android Authority, update terbaru ini mengandung bugs yang bisa menghapus histori SMS dan menyebabkan SafetyNet gagal dijalankan. SafetyNet menyediakan API yang memungkinkan pihak pengembang untuk memeriksa apakah sebuah perangkat telah rusak, menggunakan ROM custom, atau terinfeksi malware.

Akibatnya, Xiaomi lagi-lagi menarik kembali pembaharuan ini.

Kegagalan demi kegagalan update Mi A1 tak ayal turut membayangi kemunculan adik barunya Mi A1 yang kabarnya akan diluncurkan akhir Juli.

Menurut situs MYSmartPrice yang dikutip oleh Bitfeed, Mi A2 akan hadir dalam varian warna Gold, Blue, dan Black. Satu dari varian terendahnya akan memiliki ram 4GB dengan kapasitas penyimpanan 32GB. Lainnya akan mengusung RAM sebesar 4GB dengan memori internal 64GB. Sementara itu, varian tertingginya akan memuat RAM sebesar 6GB dengan memori 128GB.

Info yang Kami dapat, peluncuran Mi A2 akan berlangsung di Spanyol tanggal 25 Juli mendatang. Hal ini juga menandai setahun ekspansi Xiaomi di Eropa yang juga pertama kali dilakukan di Spanyol.

Jika benar Mi A2 akan segera hadir, Xiaomi tampaknya harus segera berbenah agar berbagai masalah pembaharuan yang timbul di Mi A1 tidak menular ke 'adiknya'.

Last modified on Thursday, 12 July 2018 08:45

Go to top