MULAIDARIKITA Gelar Aksi Positif Bersihkan Stadion GBK

MDR

Pertandingan sepak bola selalu menjadi acara yang paling ditunggu oleh para pecinta olahraga terutama di Indonesia. Sepak bola sendiri memang menjadi olahraga yang banyak digemari dan dapat diterima oleh berbagai kalangan di Tanah Air.

Semalam, 05 September 2019, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Masyarakat dari berbagai kalangan hadir memberi dukungan penuh untuk tim sepak bola Nasional Indonesia melawan tim Malaysia dalam babak kualifikasi piala dunia. Banyak dari pendukung Indonesia yang mengenakan pakaian berwarna merah lengkap dengan atribut Merah Putih yang melambangkan bendera Indonesia. Semangat persatuan pun kental terasa ketika puluhan ribu masyarakat Indonesia khidmat menyanyikan lagu Indonesia Raya sesaat sebelum pertandingan dimulai. Gemuruh sorak sorai serta lagu-lagu kebangsaan terdengar di dalam Stadion Utama GBK dari para pendukung sepanjang pertandingan demi membakar semangat para pemain, hingga akhirnya Timnas sepak bola Indonesia berhasil mencetak angka.

Namun sayangnya, pertandingan tidak berjalan mulus. Sebab terjadi kericuhan dari bangku pendukung Indonesia yang mengintimidasi pendukung dari Malaysia. Hal ini menyebabkan pertandingan sempat ditunda hingga pendukung kembali tenang. Jika diperhatikan, selama pertandingan berlangsung ada begitu banyak hal-hal yang mengganggu kenyamanan yang justru dilakukan oleh Kita—pendukung Timnas Indonesia yang dapat mempermalukan Bangsa. Seperti duduk di sembarang tempat yang tidak sesuai dengan nomor yang tertera pada tiket karena lupa untuk mengecek, hingga yang paling penting adalah kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas milik publik. Banyak pendukung Tanah Air yang malah terang-terangan melemparkan sampah plastik berisi air ke tengah lapangan sengaja memicu pertikaian. Apalagi ketika akhirnya Timnas sepak bola Indonesia harus menerima kekalahan dari tim lawan Malaysia. Pendukung semakin menjadi dan melakukan tindakan yang dapat merugikan.

Berangkat dari hal tersebut, Mulai Dari Kita sadar dan tergerak untuk membangkitkan nilai sportif dengan aksi positif sebagai pendukung. Salah satu aksinya yaitu dengan mengajak untuk menjaga kebersihan di dalam lingkungan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Usai pertandingan, meski dengan jumlah anggota yang tidak banyak, Kita bersama-sama membersihkan sampah yang berserakan di bangku penonton dan memasukannya ke dalam plastik sampah besar. Beberapa pendukung yang melihat, ikut tergerak dan berpartisipasi. Hal ini membuktikan, bahwa kesadaran yang lainnya dapat dibangun dan semua harus di-Mulai Dari Kita.

“Bangga sekali melihat antusiasme puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia bersatu dan kompak memberi dukungan di Stadion Utama Gelora Bung Karno malam hari ini. Sayang sekali kalau Kita tidak ikut bersama-sama menjaga kebersihan lingkungannya. Yuk, bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama. Karena kalau Stadion-nya bersih, nonton bola jadi lebih fun gak sih?” ujar Ditha Nestya founder gerakan Mulai Dari Kita diselingi tawanya.

Go to top