Review Huawei Nova 2i: "Kuda Hitam" Dengan Empat Kamera

Huawei-Nova-2i

Satu lagi smartphone dengan embel-embel ‘FullView Display’ menyambangi pasar Indonesia. Adalah Huawei Nova 2i, smartphone berlayar 5.9 inci dengan aspek rasio 18:9 yang cukup kekinian. Agak mengejutkan juga, di tengah persaingan layar dengan aspek rasio 18:9 dari Samsung. LG, OPPO dan Vivo, Huawei tiba-tiba memunculkan Nova 2i yang tidak pernah digembar-gemborkan sebelumnya. Hauwei kini boleh berharap untuk menjadi 'kuda hitam' di tengah persaingan smartphone dengan rasio layar panjang dnegan Nova 2i.

Dari spesifikasi yang disajikan, Huawei Nova 2i sejatinya memiliki sejumlah aspek menarik. Selain itu, harganya yang tergolong cukup bersaing juga membuat smartphone ini cukup punya taji untuk mendobrak pasar, khususnya di segmen menengah.

Desain

desain-Huawei-Nova-2i

Bicara tampilan fisik Huawei Nova 2i tidak terlepas dari tren yang berkembang. Secara visual apa yang ditampilkan Nova 2i cukup menarik. Di sini kita disuguhkan sebuah smartphone dengan layar beraspek rasio 18:9 dan memiliki bezel yang cukup tipis di kiri-kanannya.

Kian apik, Huawei Nova 2i juga diracik dengan bagian sudut melengkung serta menyuguhkan bingkai dan panel belakang berbahan logam yang membuatnya tampil elegan dan cukup solid. Bisa dibilang dari sisi bodi, apa yang ditawarkan Nova 2i hampir mendekati smartphone flagship, meski bila ditilik harganya smartphone ini jauh lebih murah.

kamera-belakang Huawei Nova 2i

Sejatinya layar Nova 2i bisa dibilang cukup besar, yakni 5.9 inci. Hanya saja berkat aspek rasionya tadi membuat bodi smartphone masih bisa dibilang cukup kompak. Huawei Nova 2i tampil dengan dimensi 156.2 x 75.2 x 7.5 mm dan berat 164 gram, serta memiliki rasio layar ke bodi mencapai 83%. Hal ini membuat Nova 2i apabila dipegang serasa menggenggam smartphone berlayar 5.5 inci.

desain-depan Huawei Nova 2i

Bila ditilik lebih jauh, Nova 2i tidak hanya menyajikan bodi nyaris tanpa bezel di bagian sisi kiri dan kanannya. Pasalnya, area yang terdapat di bagian atas dan bawah layar smartphone ini juga nampak sudah didesain sedemikian rupa hingga nampak tidak terlalu besar. Di area bagian bawah layar, hanya tertulis logo Huawei, tanpa komponen apa pun tersemat di sekitarnya. Sementara di bagian atas layar, di sini terlihat bertengger sensor kamera yang nampak bersebelahan di sebelah kanan, serta lampu flash dan sensor jarak jauh (proximity) di bagian kiri. Sementara pas di tengah-tengah pada bagian atas terdapat lubang speaker depan.

volume

Menyisir area lainnya, kita akan menemui sejumlah komponen smartphone, seperti tombol daya dan tombol volume yang tersemat di ruas sisi bagian kanan. Adapun di ruas sebaliknya, yakni di ruas kiri terdapat slot kartu SIM dan kartu microSD. Di ruas bagian bawah, di sini terdapat beberapa komponen, seperti lubang headset, lubang microfon utama, port micro USB, dan lubang speaker (volume rocker).

sim-card Huawei Nova 2i

Seperti umumnya, di area Nova 2i terlihat bertengger dua sensor kamera belakang beserta LED flash-nya dan sensor sidik jari di bagian atasnya. Ke semua komponen yang terdapat di bagian belakang diletakkan di bagian atas dengan posisi di tengah. 

FullView Display 5.9 Inci

Seolah tidak ingin tertinggal jauh oleh vendor lain yang sudah lebih dulu merilis smartphone berkonsep ‘FullView Display’, Huawei pun mengeluarkan Nova 2i. Lebih detil soal display yang disematkan Huawei Nova 2i, seperti diulas di atas smartphone ini diracik dengan layar berukuran cukup lega, yakni 5.9 inci. Teknologi layar yang digunakan Nova 2i tergolong cukup mainstream alias banyak diadopsi oleh smartphone lainnya. Yup, Nova 2i menyuguhkan layar bertipe IPS LCD, yang kelebihannya sudah sering diulas PULSA.

Resolusi yang dimiliki layar juga tergolong cukup tinggi, yakni 2160 x 1080 piksel, Huawei menyebutnya dengan istilah FHD+ atau Full HD Plus. Kombinasi antara layar 5.9 inci dan resolusinya itu, membuat Huawei Nova 2i mampu menyajikan konten dengan kepadatan hingga 407 ppi. Selain itu, berkat ukuran layar yang lega yang disajikan dengan rasio 18:9, membuat pengalaman pengguna yang disajikan Nova 2i, seperti untuk menonton, akses jejaring sosial, bahkan bermain game menjadi lebih baik.

display

Selain menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik dari sisi tampilan, layar Nova 2i juga tergolong cukup responsif. Berdasarkan pengujian layar dari kemampuan multitouch-nya, Huawei Nova 2i sudah mendukung fitur ini. Secara maksimal pengguna bisa mengakses 10 titik secara bersamaan di layar leganya. Sementara berkat fitur split-screen, Huawei Nova 2i juga memungkinkan kita untuk melakukan berbagai aktivitas dengan mengakses dua aplikasi secara berdampingan di dalam satu layar. Sayangnya, dengan layar yang tergolong besar, Nova 2i hanya diproteksi dengan lapisan pelindung anti-gores biasa.

Untuk mendapatkan tampilan yang sesuai keinginan, pengguna bisa mengutak-atik berbagai hal yang tersaji di menu display. Dari atas ke bawah, di menu Setting > Display tersaji sejumlah fasilitas yang bisa diutak-atik untuk mendapatkan tampilan sesuai selera. Satu di antara fitur yang tersaji adalah Full-screen display yang menyajikan berbagai aplikasi yang belum dioptimalkan untuk layar penuh. Nah, sekaligus di menu ini juga pengguna bisa mengaktifkan Full Screen Display pada aplikasi tersebut guna mengoptimalkan pengalaman yang diberikan.   

Sejatinya masih ada beberapa menu yang juga tersaji di menu Display. Tanpa dijelaskan lebih lanjut, fitur tersebut antara lain View Mode, Text Size, Screen Saver, Eye Comport, Brightness, Color Temperature, Sleep, dan Auto Rotate Screen. Kesemua menu ini bisa kita utak-atik untuk mendapatkan tampilan dan mode sesuai keinginan.  

Tidak ketinggalan, selain membawa fitur keamanan standar untuk membuka layar, seperti Pattern, PIN, dan Password, smartphone ini juga sudah menyertai fitur sensor sidik jari. Selain itu, di smartphone ini juga terdapat fitur Smart Unlock yang memungkinkan pengguna untuk membuka layar Nova 2i dengan perangkat Bluetooth seperti gelang pintar, tentu dengan melakukan setting terlebih dahulu.

EMUI 5.1

Menjalankan Android 7.0 Nougat untuk sistem operasinya, Nova 2i kian dipermanis dengan antarmuka khas besutan Huawei, apalagi kalau bukan EMUI 5.1. Khusus untuk Nova 2i yang tampil dengan rasio layar 18:9, antarmuka EMUI 5.1 disebut telah dioptimalkan untuk pengalaman pengguna yang indah dalam rasio aspek yang diadopsi smartphone ini.

Secara default, EMUI 5.1 memberikan pengalaman ber-smartphone yang cukup simpel dengan ikon aplikasi terdapat di layar homescreen. Jadi, untuk mengakses aplikasi pengguna cukup menyapu layar ke kiri dan kanan saja.

key

Menariknya, Nova 2i juga menyediakan fasilitas bagi pengguna yang ingin merasakan pangalaman menggunakan Android seperti sedia kala, di mana ikon aplikasi terkumpul di satu laci (App Drawer). Untuk mengganti tampilan tersebut, pengguna bisa menuju ke menu Setting kemudian klik menu bernama Home Screen Style. Ada dua pilihan yang tersaji, yakni Standard (semua aplikasi terdapat di home screen) dan Drawer (semua aplikasi tersedia di layar Drawer).

Begitupun dengan menu navigasi, bila secara default dari kiri ke kanan tersaji menu back, home, dan multitasking. Cukup mengakses Setting > Navigation key, pengguna bisa mengubah format menu tadi sesuai dengan keinginan, di sini terdapat empat formasi yang bisa Anda pilih.

Hal menarik lain dari EMUI 5.1 pengguna juga bisa melakukan akses cepat, seperti ke aplikasi perekam suara, kalkulator, menghidupkan senter, alarm, akses ke QR Code Scanner, serta menu lainnya. Caranya, dalam keadaan layar terkunci, sapu layar dari bawah ke atas, maka akan muncul semacam popup yang menampilkan sejumlah menu di dalamnya.

Huawei Kirin 659 & RAM 4 GB

Bukan chipset buatan Qualcomm ataupun MediaTek, Huawei lebih memilih prosesor buatannya sendiri untuk mendukung performa Nova 2i. Yup, smartphone yang dibekali empat lensa kamera ini ditenagai oleh prosesor octa-core Huawei Kirin 659 dengan konfigurasi 4-core Cortex A53 2.36 GHz dan 4-core Cortex A53 berkecepatan 1.7 GHz. Sedangkan untuk kinerja grafisnya, smartphone ini mengandalkan GPU Mali-T830 MP2.

Masih dari sektor jeroan, selain chip Huawei Kirin 659, Nova 2i juga menancapkan memori RAM 4GB serta memiliki fasilitas penyimpan data berkapasitas 64GB yang bisa diperluas via kartu microSD sampai dengan 256GB. Namun perlu dicatat, lantaran Nova 2i mengadopsi slot dual-SIM hybrid, bila kita menggunakan slot kedua untuk microSD, maka fasilitas slot untuk SIM tersebut tidak bisa digunakan.

Baiklah, tanpa panjang lebar lagi, mari kita lihat Nova 2i dari sisi performanya. Secara keseluruhan berbekal spesifikasi hardware sebagaimana disebut, Nova 2i mampu menyajikan performa yang cukup baik. Berdasarkan pengalaman penulis menggunakan smartphone ini, aktivitas-aktivitas seperti akses aplikasi messaging, dunia maya, menonton video, hingga bermain game cenderung berat masih bisa dimainkan dengan relatif lancar.

Penasaran dengan kinerja yang disajikan, penulis pun mengukur Nova 2i dengan sejumlah aplikasi benchmark. Ketika diukur dengan menggunakan aplikasi benchmark AnTuTu, skor yang dicetak Nova 2i cukup standar, yakni 57697. Bila dibandingkan, ternyata skor benchmark AnTuTu untuk Nova 2i yang menggunakan chipset Kirin 659 dan RAM 4GB, tidak berbeda jauh atau sedikit di bawah smartphone berchipset Snapdragon 450 dengan RAM yang sama. Hal ini berdasarkan pengalaman penulis melakukan benchmark sebuah smartphone berchipset Snapdragon 450 dengan RAM 4GB di mana skor yang dicetak mencpai 58629. 

benchmark

Adapun untuk kinerja grafisnya, berdasarkan uji benchmark menggunakan software 3DMark, skor yang tercetak di layar Huawei Nova 2i bertengger di angka 373. Silakan merujuk ke tabel tersaji untuk melihat hasil benchmark lengkap Huawei Nova 2i.

Benchmark

Skor

AnTuTu v6.2.7

57697

GeekBench4 (single-core & multi-core)

909 &3115

GeekBench4 (Compute)

2510

NenaMark2 v2.4

60,1

3Dmark

373

Sebagai penyokong tenaga utama, di dalam bodi Huawei Nova 2i telah tertanam sebuah baterai berkekuatan 3.340 mAh. Untuk pemakaian biasa Huawei mengklaim bahwa kapasitas baterai 3340 mAh yang ada di Nova 2i mampu membuat smartphone ini bertahan selama dua hari. Secara singkat mengenai performa baterai dari Nova 2i, dari serangkaian tes yang kami lakukan, efisiensi baterai tergolong baik.

Misalnya, ketika smartphone digunakan untuk menonton video HD selama satu jam, kapasitas baterai yang terkuras hanya sekitar 9%. Namun ketika digeber untuk bermain game HD, dalam kurun waktu yang sama kapasitas baterai terkuras hingga 20%.

Jenis Aktivitas

Persentase Awal

Persentase Akhir

Penurunan Kapasitas

Menonton video HD 60 menit

57%

48%

9%

Mendengarkan musik 60 menit

47%

44%

3%

Bermain game HD 60 menit

43%

23%

20%

Browsing Internet 4G LTE 60 menit

66%

56%

10%

Dual-Camera Depan dan Belakang

Smartphone dengan fitur dual-camera, baik yang tertancap di bagian depan atau bagian belakang, saat ini sudah mudah ditemui di rentang harga yang juga cukup beragam. Berbeda dengan smartphone yang alat bidik utama dan sekundernya dilengkapi dengan dua sensor kamera, saat ini tergolong masih sangat langka dan Huawei Nova 2i menjadi salah satunya.

kamera

Guna memanjakan pengguna yang suka jeprat-jepret momen lewat kamera smartphone, Nova 2i dibekali fitur dual-camera depan 13 MP (f/2.0) + 2 MP. Sementara alat bidik utamanya memiliki konfiguasi dual-camera 16 MP + 2 MP dengan berbagai atributnya seperti phase detection, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, dan HDR.

Sebelum membahas soal hasil bidikan kedua kamera yang tersaji di Nova 2i, ada baiknya kita melihat apa saja yang tersaji ketika aplikasi kamera dibuka. Di sisi sebelah kiri pada antarmuka kamera, kita disajikan sejumlah ikon, seperti ikon switch kamera depan/belakang, ikon untuk mengaktifkan beberapa fitur, seperti moving picture, portrait mode, wide aperture, dan lampu flash. Sementara di sisi kanan, terdapat sejumlah ikon, antara lain ikon switch ke mode video, ikon tombol shutter, serta ikon akses cepat ke gallery.

Selain menu-menu tadi, pada antarmuka kamera Nova 2i juga terdapat menu Setting. Di sini untuk mengakse menu setting bisa dilakukan dengan menyapu layar menyamping dari kanan ke kiri. Sementara untuk menemui sejumlah mode yang tersedia, kita bisa melakukannya dengan menyapu layar dari kiri ke kanan. Mode yang tersedia di fitur kamera Nova 2i tergolong sangat memadai, mulai dari mode Pro Photo, Pro Video, hingga mode Slow-mo tersedia di dalamnya.

Indoor

indoor

Outdoor

outdoor

Bicara hasil bidik, berbekal sensor kamera dengan resolusi cukup tinggi, kamera utama Nova 2i mampu menangkap momen dengan hasil yang cukup baik, baik dari sisi ketajaman gambar maupun dari sajian warnanya tergolong natural. Bagi yang suka mengambil foto dengan efek blur, hal ini juga dimungkinkan dengan mengaktifkan fitur Potrait Mode dan efek bokeh.

selfie

Nah, untuk kamera depan, lantaran sudah menyematkan dua lensa, bagi yang suka berfoto selfie, mereka juga bisa membidik foto diri dengan latar belakang blur. Secara umum, alat bidik momen bagian depan Nova 2i juga sudah menjawab bagi pengguna yang suka mengaktualisasikan diri via smartphone.

Konektivitas

Sebagaimana terlihat di box kemasannya, Huawei Nova 2i tertulis diproduksi PT Panggung Electric Indonesia. Sebagai produk yang diklaim buatan Indonesia ini, Nova 2i pun sudah memenuhi aturan TKDN. Artinya apa? Tidak salah lagi, dengan demikian smartphone ini pun sudah bisa mengusung teknologi jaringan 4G LTE.

Selain sudah ditopang teknologi jaringan generasi keempat, untuk akses data pengguna juga masih bisa memanfaatkan fasilitas Wi-Fi di smartphone ini. Sementara untuk berbagi file, smartphone ini juga menyediakan fitur Bluetooth 4.2. Sayangnya, alih-alih mengadopsi USB Type-C, Huawei Nova 2i ternyata microUSB 2.0. Adapun untuk pemetaan lokasi Nova 2i didukung dengan sistem navigasi A-GPS.

Kesimpulan

Kehadiran Huawei Nova 2i cukup menyita perhatian. Berbekal fitur empat kamera, Huawei nampaknya ingin mendobrak tren yang tengah berkembang saat ini. Selain kamera, desain Nova 2i juga memiliki daya tarik tersendiri. Di sini kita disajikan sebuah smartphone berkonsep FullView Display yang dikombinasikan dengan bodi berbahan metal.

Dilego Rp4 juta kurang seribu, sejatinya dari sisi harga Nova 2i berbanding lurus dengan apa yang ditawarkan. Dengan mengesampingkan kinerjanya yang cukup standar, smartphone ini sepertinya bisa menjadi rekomendasi menarik, utamanya bagi mereka yang sedang mengincar smartphone dengan fitur dual-camera depan dan belakang. Segi estetika smartphone yang cukup apik dan harganya yang tak melambung tinggi nampaknya bisa menjadi alasan lain untuk melirik smartphone ini.

  • Pilihan Warna        : Graphite Black, Prestige Gold, dan Aurora Blue
  • Paket Penjualan    : Handset, charger, kabel data, buku manual, kartu garansi, earphone, Jelly Case
  • Harga Produk        : Rp3.999.000,-

unboxing-Huawei-Nova-2i

Spesifikasi

Dimensi & Berat (mm & gram)

156.2 x 75.2 x 7.5 mm, 164 gram

SIM &Jaringan

Dual Nano SIM, GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 - SIM 1 & SIM 2, HSDPA 850 / 900 / 2100, LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 28(700), 38(2600), 40(2300), 41(2500),      LTE band 1(2100), 3(1800), 7(2600), 8(900), 20(800)

SistemOperasi (OS)

Android 7.0 Nougat, EMUI 5.1

Supported storage eksternal

microSD up to 256 GB

Layarinci – Pixels (density)

– Tipe Screen

5.9 inchi (~83% screen-to-body ratio), 1080 x 2160 pixels, 18:9 ratio (~407 ppi density),

IPS LCD capacitive touchscreen

Prosesor/ CPU

Octa-core (4x2.36 GHz Cortex-A53 & 4x1.7 GHz Cortex-A53), HiSilicon Kirin 659, GPU Mali-T830 MP2

RAM & Internal Storage

4GB/64 GB

Kamera d/b (MP/fitur)

 

Dual 13 MP, f/2.0 + 2 MP

Dual 16 MP + 2 MP, phase detection, autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, HDR

Video: 1080p@30fps

Baterai (jenis)

Non-removable Li-Ion 3340 mAh


Penulis        : Fauzi/@ozipage>

Last modified on Wednesday, 22 November 2017 08:51

Go to top