Review Nokia 8: Snapdragon 835, Harga Lebih Murah

Nokia-8-review

Lewat produk ini, Nokia yang hadir dengan bendera HMD nampaknya ingin kembali menancapkan kukunya sebagai produsen smartphone papan atas. Tidak tanggung-tanggung, di Nokia 8 ini HMD menjejalkan beragam teknologi anyar yang ditopang jeroan terbaik yang ada di hierarki flagship masa kini.
Salah satu yang cukup menonjol dari Nokia 8 adalah penggunaan chipset Snapdragon 835. Di pasaran Indonesia sendiri, perangkat berchipset Snapdragon 835 yang masuk melalui jalur resmi masih tergolong ‘jarang’. Berdasarkan pantauan kami, baru ada LG V30 Plus, itu pun dibanderol dengan harga yang cukup fantastis. Dan Nokia 8 ingin mendobraknya lewat banderolan harga yang lebih murah. Kira-kira, akan seperti apa performa keseluruhan smartphone terbaik Nokia ini? Simak ulasan lengkapnya berikut.

unboxing-nokia-8

  • Paket Penjualan    : Handset, Charger, Ejector Pin, Kabel Data USB-C, Manual Book, Kartu Garansi
  • Warna    : polished blue dan steel
  • Harga             : Rp 6.499.000

Desain Tipis Berbalut Aluminium

revew-nokia-desain

Sebagai perangkat papan atas, sisi desain tentunya jadi perhatian penting Nokia 8. Perangkat ini memiliki bodi yang cukup tipis, dengan lekukan yang aduhai. Hanya saja, karakter desainnya terlihat klasik dan kurang kekinian. Tebalnya hanya sekitar 7,9 mm. Dibanding LG V30 Plus yang punya ketebalan 7,3 mm, bodi Nokia 8 masih lebih kompak loh. Pasalnya, Nokia 8 mengusung layar yang lebih kecil dan ini lah yang menurut PULSA membuatnya tidak terlihat bongsor dan tetap nyaman digenggam.

desain-depan-nokia-8

Komponen luar smartphone ini menggunakan sentuhan material yang berkelas. Sisi depan didominasi layar berlapis kaca anti gores yang menurut spesifikasi berteknologi Corning Gorilla Glass 5. Sementara casis dan back cover menggunakan material aluminium 6000 series yang tampil glosi, dan terlihat seperti memiliki lapisan kaca. Meski dari sisi fesyen terlihat keren, tapi ternyata ada minusnya loh. Cover belakang Nokia 8 yang diuji  ternyata rentan tergores. Selain itu, karakter smartphone yang memiliki bodi bertekstur kaca glosi, pun mudah licin dan gampang sekali kotor oleh bekas sidik jadi.

desain-belakang-nokia-8

Satu hal yang menurut PULSA cukup menarik dari desain Nokia 8 ini adalah sokongan sertifikasi IP54 ( splash resistance). Tapi kenapa hanya tahan percikan air saja ya? Padahal, beberapa kompetitor sekelasnya sudah banyak yang menggunakan standar IP68 yang artinya tahan air dan debu (dush/water resistance). Jadi untuk berjaga-jaga, Kami sarankan untuk tidak mengajaknya basah-basahan apalagi dibawa berenang. 

desain-home-nokia-8

Layar Quad HD Always-on Dispay

Seperti disinggung sebelumnya, Nokia 8 mengusung layar standar berukuran 5.3 inci berjenis IPS display. Namun, resolusi layarnya sudah mencerminkan flagship masakini yakni Quad HD (1440p). Minusnya, aspek rasio layar yang dibawa Nokia 8 kurang kekinian. Hanya 16:9, bukan 18:9 seperti kebanyakan smartphone berlayar penuh yang masuk ke pasaran tanah air belakangan ini. Otomatis, ini yang membuat tampilan depan Nokia 8 terlihat biasa-biasa saja.

display-nokia-8

Selain itu, smartphone ini juga hanya memiliki screen-to-body ratio sekitar 69.4%. Artinya, masih ada area kosong di tepian layar khususnya sisi atas dan bawah. Untuk mengisi area bawah layar, Nokia 8 menanamkan panel sensor sidik jari (fingerprint) yang ditandem dengan tombol backlit kapasitif.

Ukuran dan resolusi layar di Nokia 8 ini menghasilkan kerapatan piksel yang cukup tinggi dan solid, yakni sekitar 554 ppi. Kombinasi ini membuat tampilan gambar di layar terlihat jernih dan apik. Cocok untuk menonton konten video beresolusi tinggi, atau bermain game.

Hanya saja, jenis layar yang digunakan Nokia 8 ini masih kurang maksimal jika digunakan langsung di bawah terik matahari. Saat terpapar langsung, tampilan layar jadi terlihat kurang jelas. Namun untuk mengakalinya, Anda bisa melakukan pengaturan brightness layar secara manual atau mengaktifkan mode Adaptive brightness.

Menariknya, layar Nokia 8 ini juga dibekali fitur Always-on display layaknya di lini flagship Samsung. Saat ponsel terkunci, layar utama smartphone ini akan menampilkan informasi tanggal, jam termasuk notifikasi penting lainnya dengan background layar berwarna hitam.

Satu lagi yang cukup menarik, display Nokia 8 juga menyertakan mode Night Light. Opsi ini sejatinya mirip-mirip lah dengan Blue Light Filter, bisa dimanfaatkan untuk memberikan kenyamanan pada mata saat membaca di kondisi cahaya redup atau membantu Anda supaya lebih mudah untuk tidur.

Pure, Secure dan Up to Date

OS-UI

Jika dibanding flagship sekelas yang rata-rata dibekali kustom OS garapan sang vendor, Nokia 8 justru hadir dengan basis pure Android Google. Defaultnya, smartphone ini hanya membawa versi Android 7.1.1 Nougat. Namun saat dinyalakan pertama kali, sistem akan langsung melakukan update ke versi Android 8.0 Oreo. Ini yang terjadi ketika PULSA pertama kali menguji Nokia 8. Jadi, pastikan Anda terhubung langsung dengan jaringan internet supaya bisa langsung menikmati update terbaru dari platform OS Android.

Karena cuma membawa platform asli Android, otomatis fasilitas yang disediakan Nokia 8 ini standar saja dan asli Android Google, tanpa diramaikan aplikasi-aplikasi yang kebanyakan justru malah dianggap tidak penting oleh sebagian pengguna. Jika ingin menggunakan fasilitas atau aplikasi tambahan lain, tinggal unduh saja langsung dari Play Store.

Dengan platform pure Android, HMD mengklaim Nokia 8 akan jauh lebih aman dan nyaman digunakan ketimbang smartphone yang memiliki kustom OS. Dan pihak HMD juga menjamin, Nokia 8 akan terus mendapat pembaruan berkala (up to date). Di sini, antarmuka Nokia 8 pun jadi terlihat sederhana. Saat pertama kali digunakan, Anda hanya akan menjumpai satu halaman utama aplikasi dansejatinya masih bisa bertambah sesuai dengan banyaknya aplikasi yang Anda instal. Untuk memunculkan daftar seluruh aplikasi, cukup menekan tombol utama di atas panel fingerprint.

Struktur ini tentunya bisa memudahkan Anda dalam mengeksplorasi fitur dan aplikasi yang ada di Nokia 8. Namun, Anda tetap bisa melakukan beragam personalisasi terkait interface. Mulai dari mengatur tampilan menu, mengumpulkannya dalam folder khusus hingga mempercantik tampilan layar lewat wallpaper maupun widget.

fingerprint

Soal keamanan ponsel, Nokia 8 bisa dibilang lumayan baik. Selain fingerprint yang cukup responsif dalam mengenali sidik jari pengguna, juga disediakan opsi standar seperti Pattern, PIN dan Password. Sayangnya, pilihan face unlock yang belakangan mulai ngetren, tidak tersedia di smartphone ini.

Snapdragon 835 RAM 4GB

Sektor ini lah yang menurut PULSA paling menonjol dari Nokia 8. Meski dibanderol hanya sekitar 6,5 jutaan, Nokia 8 ternyata sudah diotaki oleh chipset Qualcomm Snapdragon 835. Untuk pasar Indonesia, Nokia 8 sepertinya bisa dianggap sebagai smartphone resmi dengan Snapdragon 835 ‘termurah’. Posisinya tentu saja menjadi pesaing ketat LG V30 Plus yang juga memiliki otak sama, namun dibanderol mahal.

hardware

Hanya saja, Nokia 8 yang diuji PULSA hanya dibekali RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Ini juga yang kemungkinan besar membuat harga smartphone ini jadi bisa lebih murah. Pasalnya, produk distributor lain yang juga menggunakan Snapdragon 835 seperti Xiaomi Mi6 sudah dijejali RAM 6GB, bahkan OnePlus 5T saja punya RAM 8GB yang juga ditemani dengan penyimpanan internal 128GB. Imbasnya sih, kedua smartphone kompetitor tersebut tidak dilengkapi slot memori ekspansi layaknya Nokia 8 yang bisa disisipi kartu microSD hingga kapasitas 256GB.

storage-nokia-8

Namun, untuk bisa menggunakan slot kartu microSD, Anda harus merelakan hanya bisa menggunakan satu kartu SIM operator saja. Padahal, Nokia 8 sendiri mendukung fungsi Dual SIM Dual Standby loh.

Bagaimana dengan performa? Sepertinya, untuk saat ini Snapdragon 835 digadang-gadang menjadi chispet tertinggi yang ada di pasaran tanah air. Otomatis, kinerjanya sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun menariknya, jika dikomparasi dengan LG V30 Plus, Xiaomi Mi6 maupun OnePlus 5T, hasil benchmark Nokia 8 justru lebih tinggi.

Antutu

206826

3D Mark

3690 (Sling Shot Extreme OpenGL ES)

2853 (Sling Shot Extreme Vulkan)

PC Mark (Work 2.0 Performance)

6708

Geekbench (compute)

8160

GeekBench 4

1933 (Single core)

6458 (Multi Core)

NenaMark 3

3-7

Akselerasi jeroan Nokia 8 ini terbilang cukup gesit dalam menjalankan semua fitur dan aplikasi, termasuk fungsi multitasking. Selama pengujian, PULSA tidak menemukan kendala berarti terkait performa. Grafis Adreno 540 yang dibawa Nokia 8 pun sanggup menghadirkan sensasi yang maksimal ketika menikmati fitur multimedia, termasuk saat bermain game.

Jenis Aktivitas

Persentase pengurangan

Menonton video HD 60 menit

5

Mendengarkan musik 60 menit

3

Bermain game HD 60 menit

12

Browsing Internet LTE 60 menit

8

benchmark

Untuk mendukung performa hardware, Nokia 8 dibekali baterai lithium berkapasitas 3090 mAh. Meski terbiang kecil jika disandingkan dengan kapasitas baterai milik Xiaomi Mi Mix 2 dan OnePlus 5T, namun kinerja baterai Nokia 8 patut diacungi jempol. Untuk penggunaan normal, baterai smartphone ini bisa bertahan hingga hamper dua hari. Poin plusnya, baterai Nokia 8 ini juga dilengkapi sistem manajemen power yang baik termasuk dukungan mode penghemat baterai, dan juga dilengkapi teknologi pengisian cepat (fastcharging) yang berbasiskan Quick Charge 3.0.

baterai-nokia-8

Kamera Selfi dengan Mode Dual-Sight

Tren selfie juga sepertinya menjadi target utama Nokia 8. Meski hanya menyertakan single-camera beresolusi 13 MP dengan aperture f/2.0 di bagian depan, namun smartphone ini menjamin foto selfie akan tetap tampil prima. Beragam mode dan opsi lanjutan, termausk mode beauty dan wide selfie juga tersedia dan siap untuk dieksekusi untuk menciptakan selfie yang lebih berkesan. Fasilitas ini sejatinya tidak jauh beda dengan kebanyakan smartphone masakini.

kamera-nokia-8

Namun ada satu fasilitas unik yang cuma dimiliki oleh Nokia 8 loh. Apa coba? Ya, kamera depaan smartphone ini menyediakan mode kamera Dual-Sight. Mode ini memungkinkan Anda untuk menjepret foto dengan memanfaatkan kamera depan sekaligus kamera belakang. Hasil foto nantinya akan terdiri dari dua bagian. Sisi atas untuk kamera depan dan sisi bawah untuk kamera belakang. Inilah yang membuat Nokia 8 dilabel dengan jargon “Be Less Selfie Be More #Bothie”. Lumayan keren sih.

kamera-video-nokia-8

Tidak hanya itu saja, mode Dual-Sight ini juga ternyata bisa dimanfaatkan untuk nge-vlog loh. Anda bisa mengintegrasikannya dengan built-in streaming langsung ke Facebook Live™ dan YouTube Live. Penggunaannya pun cukup mudah, tinggal menekan ikon Dual-Sight saat viewfinder kamera aktif untuk menggunakan mode ini.

Indoor

indoor-kamera-nokia-8

Outdoor

outdoor-kamera-nokia-8

Dual Camera dengan Lensa Zeiss

Nokia 8 hadir dengan kamera belakang 13 MP dengan fitur dual image-fusion. Kameranya sendiri terdiri dari sensor warna dan sensor monokrom. DI atas kertas, spesifikasi detil kamera utama Nokia 8 ini terbilang cukup standar. Berbekal aperture f/2.0 dan dibagung dengan basis 1.12 µm, masih kalah saing jika dibanding kamera Xiaomi Mi6 maupun OnePlus 5T.

Meski begitu, optik lensa besutan Carl Zeiss milik Nokia 8 ini sudah didukung Phase Detection & Laser Autofocus serta teknologi OIS (Optical Image Stabilization). Kolaborasi ini sanggup menghasilkan kualitas foto yang baik, dengan tingkat saturasi dan tone warna yang pas serta natural.

Dual-Sight-kamera-nokia-8

Selain hadir dengan interface kamera yang cukup mudah dioperasikan, kaera Nokia 8 juga dibekali beragam fitur dan mode tambahan yang cukup beragam. Mulai dari Panorama, Manual, HDR, Time-lapse hingga slomotion. Untuk mode jepret di kondisi minim cahaya (low-light), kamera Nokia 8 memang terasa kurang bertaji jika dibandingkan dengan Huawei Mate 10 Pro. Tapi setidaknya, masih bisa lah untuk membuat foto unik.

Satu hal yang perlu digarisbawahi, kamera Nokia 8 bisa loh digunakan untuk merekam video 4K sekualitas sinema. Apalagi, performanya ini disokong dengan teknologi audio spasial 360° Nokia OZO yang diklaim superior, khas film-film Hollywood.

Kesimpulan

Kelebihan

Kekurangan

  • Snapdragon 835 Performa Ciamik
  • Harga paling terjangkau di kelasnya
  • IP54 certified (splash proof)
  • Dual Camera dengan fitur unik
  • Audio Video terbaik di kelasnya
  • Baterai Non-removable lebih kecil dari flagship sekelasnya
  • Tidak full water resistant
  • Tidak ada radio FM
  • Bodi belakang mudah tergores

Jika terus mengakomodasi permintaan pasar, target Nokia untuk kembali menjadi salah satu brad smartphone papan atas sepertinya bakal terealisasi. Langkah awal dan sebagai batu loncatan, Nokia 8 cukup bisa mewakilinya. Meski masih harus sedikit memoles beberapa sisi, namun flagship anyar Nokia ini terbukti bisa menjadi pesaing berat smartphone sekelasnya.
Berbekal banderola harga yang lebih ‘miring’, Nokia 8 sanggup menyuguhkan performa terbaik dari chipset Snapdragon 835. Sektor multimedia pun, masih cukup bisa diandalkan dan tentunya tetap memiliki citarasa kekinian khususnya untuk sektor fotografi.

Penulis: Hairuddin Ali

Last modified on Saturday, 10 March 2018 13:21

Go to top