Review Asus Zenfone Max Pro M2: Upgrade Luar-Dalam, Harga Tetap Menggiurkan

cover-asm

Jelang tutup tahun, vendor smartphone nampak kian bersemangat melepas produk anyar ke pasar. Asus termasuk di antara vendor yang belum meluncurkan produk barunya di Indonesia. Adalah Asus Zenfone Max Pro M2, smartphone yang kehadirannya cukup menyita perhatian.

Mendaratnya Zenfone Max Pro M2 di pasar tidak hanya menambah opsi jadi lebih bervariasi, tentu persaingan antar-brand juga semakin ketat. Sebagaimana diketahui, di segmen harga yang ditawarkan sejatinya sudah ada beberapa produk lain yang siap menjegal langkah Zenfone Max Pro M2. Nah, di tengah persaingan yang keras itu, tentu menarik untuk melihat seberapa greget Zenfone Max Pro M2 dibanding para pesaingnya. Daripada penasaran, simak saja ulasan berikut.

unboxing

  • Paket Penjualan     : Handset, Charger, Kabel Data Micro USB, Buku Manual, Kartu Garansi, SIM Ejector, soft case
  • Warna             : Midnight Blue, Cosmic Titanium
  • Harga             :Rp2.799.000(RAM 3GB+32GB), Rp3.199.000(RAM 4GB+64GB), Rp 3.699.000 (RAM 6GB+128GB)

Desain Kekinian
Dari sisi tampilan apa yang disajikan Asus Zenfone Max Pro M2 sudah kekinian. Di sini kita dapati sebuah smartphone dengan layar cukup lapang yang diapit dengan bezel kiri-kanan dan atas-bawah yang sudah nampak menyempit. Dari sisi desain, racikan Asus untuk Zenfone Max pro (M2) tidak mengecewakan.

body-depan

Baiklah, sekarang kita kupas soal material yang digunakan Asus untuk Zenfone Max Pro (M2). Secara kasat, smartphone ini terlihat cukup elegan dengan tampilan memanjang dan sapuan warna metalik nan kinclong. Untuk materialnya, Asus Zenfone Max Pro (M2) diracik dengan kombinasi bahan kaca di bagian depannya dan panel belakang berbahan plastik.

Bila pada panel kaca bagian depan smartphone sudah dilapisi Corning Gorilla Glass 6 yang membuatnya tahan gores dan terasa sleek ketika dipegang. Bagian panel belakang memiliki lengkungan yang halus dikombinasikan dengan sapuan warna metalik nan mengkilap, sehingga smartphone terasa cukup licin. Tidak hanya licin, bodi smartphone juga rasa-rasanya mudah meninggalkan jejak sidik jari. Untungnya dalam paket penjualannya Zenfone Max Pro M2 disertai softcase, setidaknya masalah itu sudah teratasi dengan mengenakan softcase bawaan tersebut ke smartphone ini.

kamera-belakang

Bodi Zenfone Max Pro M2 memiliki dimensi 157,9 x 75,5 x 8,5 mm dengan berat 175 gram. Untuk dimensinya, smartphone ini masih tergolong cukup kompak, meski ukuran layarnya tergolong cukup luas 6.3 inci. Efek dari rasio layar yang sudah 19:9, menjadikan smartphone setara dengan ponsel berukuran 5.5 inci dengan rasio standar. Adapun dari sisi beratnya, smartphone juga masih relatif ringan, mengingat di dalam smartphone sudah tertanam baterai berkapasitas besar, 5000 mAh.

Menyisir lebih detil area luar smartphone, seperti umumnya, smartphone ini telah menyematkan sejumlah komponen. Misalnya ada area notch yang terletak di atas layar, kita bisa temui sejumlah komponen, seperti lampu LED, sensor jarak dan sensor lampu, sensor kamera depan, indicator LED, dan receiver.

slot-memory

Tombol power dan volume, bisa ditemui di ruas sisi bagian kanan, sementara di ruas kiri terdapat slot kartu SIM dan microSD. Kabar gembiranya, Asus Zenfone Max Pro M2 mengadopsi tiga slot kartu, dua untuk SIM dan satunya lagi untuk micro-SD. Jadi, bagi pengguna yang ingin mengaktifkan dual-SIM, bisa dilakuan tanpa harus menyingkirkan peran micro-SD untuk menambah kapasitas penyimpanan datanya.

Masih dari area ruas sisi, kali ini kita akan mengabsen komponen apa saja ruas sisi bagian bawah. Dari kiri ke kanan, di area ini nampak terlihat jack audio 3.5 mm, lubang mic, port microUSB, dan lubang speaker.Sementara pada sisi bagian atas, di sini hanya terlihat adanya lubang microfon.Beralih ke panel belakang, seperti umumnya di sini merupakan tempat untuk dua sensor kamera utama yang tersusun vertikal beserta LED flash-nya, sensor sidik jari, dan logo Asus.

Layar 6.3 Inci Full HD+
Seolah ingin tampil lebih menggigit, di sektor display smartphone juga sudah mengikuti apa yang menjadi tren saat ini. Bentang layar Zenfone Max Pro M2 termasuk cukup lapang dengan diagonal 6.3 inci.Hanya saja berkat aspek rasionya yang 19:9, menjadikan layar smartphone terlihat memanjang. Tidak seperti Zenfone Max Pro (M1), sang penerus kini sudah memiliki layar dengan notch (poni) di bagian atasnya serta memiliki aspek rasio layar ke bodi cukup tinggi hingga mencapai 88%.

Dengan ukuran layar yang cukup lapang, untungnya smartphone ini sudah menawarkan resolusi layar Full HD+ (1080 x 2280 pixels). Alhasil dari sisi kepadatan piksel Zenfone Max Pro M2 masih tergolong cukup tinggi di mana berada pada kisaran ~403ppi. Asus Zenfone Max Pro M2 mengenakan layar berjenis IPS LCD. Sementara tingkat kecerahan layarnya 450 nits dan menawarkan kontras rasio 1500:1. Demikian pula dengan tingkat reproduksi color gamut NTSC dari sang panel yang cukup tinggi hingga 94%.

Memiliki layar seperti demikian, konten pada smartphone tersaji dengan sangat baik, tidak hanya pada tingkat kecerahannya saja tetapi juga ketajamannya juga memadai. Sementara luasnya bentang layar smartphone yang juga sudah mengadopsi rasio 19:9, membuat pengalaman yang diberikan juga lebih baik, seperti untuk browsing, menonton video, bermain game, serta berbagai aktivitas lainnya. Sementara sebagai alat input, sisi responsivitas layar smartphone juga sudah sangat baik. Akses multi-touch juga dimungkinkan hingga 10 titik secara bersamaan.

Seperti biasa, bagi yang ingin mendapatkan tampilan layar sesuai keinginan di menu Setting > Display terdapat menu standar yang bisa dimanfaatkan, mulai dari fasilitas untuk mengutak-atik tingkat kecerahannya (Brighness level), Night Light, Auto-Brigtness, hingga menu lain seperti untuk memperbesar atau memperkecil ukuran font atau item di layar menjadi lebih kecil atau lebih besar lewat menu Display Size tersedia di dalamnya.

Wallpaper

Untuk mendapatkan kecerahan layar yang diinginkan, lewat menu Setting > Display kita dapat mengaturnya secara manual dengan mengakses fitur Brightness level. Sementara fasilitasAuto-Brightness bila diaktifkan akan mengurangi kecerahan layar dan memiliki fungsi salah satunya bisa menghemat masa pakai baterai smartphone. Selebihnya apa yang tersaji pada menu Display sejatinya umum kita temukan di smartphone berbasis Android 8.1 Oreo, seperti fasilitas untuk mengatur Wall Paper, Sleep, Smart Screen On, Auto-rotate screen, Font Size, Display size, Screen saver, Ambient Display, dan Screen Color.

OS dan Security
Bila sebelumnya Asus kerap memoles smartphone besutannya dengan antarmuka khas buatannya yang dikenal dengan ZenUI, untuk Zenfone Max Pro M2 perusahaan asal Taiwan itu nampak tidak menggunakannya lagi. Ini mengingatkan kita pada sang pendahulu, yakni Zenfone Max Pro M1 yang juga datang dengan stock Android. Di mana Zenfone Max Pro M2 tertulis menjalankan Android 8.1 Oreo ‘polosan’.

Split-Screen

Sebagai smartphone yang menjalankan stock Android versi 8.1 Oreo secara default di layar homescreen nampak terlihat sejumlah ikon, di antaranya folder khusus aplikasi bawaan Google, Asus, Photos, dan ikon akses ke Play Store. Tepat bagian paling bawah, di sini terdapat menu lainnya seperti akses langsung ke menu kontak dan panggilan telepon, ikon Message (SMS), Gmail, browser Chrome, dan menu kamera. Di bagian ini terlihat adanya anak panah kecil yang mengarah ke bagian atas, khas seperti yang ditawarkan oleh smartphone berbasis Android Oreo.

Asus sepertinya tidak banyak menyelipkan aplikasi bawaan, melainkan sebagian besar aplikasi yang tertanam masih bawaan dari sistem operasinya. Bila pun ada, yang paling menyita perhatian adalah game Free Fire yang sudah terinstal di smartphone, selain aplikasi jejaring sosial seperti Facebook, Messenger, dan Instagram. Secara default, wallpaper bawaan smartphone ini merupakan sosok ikon di game Free Fire.
Dari sisi keamanan, selain fitur bawaan dari sistem operasinya seperti Google Play Protect dan Find My Device, Asus Zenfone Max Pro M2 juga sudah dilengkapi fitur keamanan tambahan berupa sensor sidik jari dan face recognition. Untuk mengakses fasilitas keamanan yang disediakan kita bisa menuju ke menu setting Security & Location. Baik sensor sidik jari maupun face recognition, kedua fitur ini bekerja cukup baik ketika digunakan.

Dual-Camera Belakang
Dari sektor fotografi, Zenfone Max Pro M2 nampaknya juga mewarisi apa yang ditawarkan pada seri terdahulu. Smartphone ini sudah menyuguhkan fitur dual-camera belakang dengan konfigurasi 12 MP + 5 MP (depth sensor) lengkap dengan berbagai atributnya seperti PDAF, LED flash, panorama, dan lain-lain.

kamera

Sensor utama pada kamera belakang smartphone ini menggunakan sensor Sony IMX486 dengan ukuran pixel1.25µm. Selain itu, sensor utama Zenfone Max Pro M2 memiliki aperture f/1.8. Dengan bukaan yang sebesar itu diharapkan kamera belakang smartphone mampu berbuat banyak ketika mengambil gambar pada kondisi cahaya minim. Adapun sensor sekundernya yang memiliki resolusi 5 MP lebih berperan sebagai pendeteksi kedalaman objek dalam mode portrait.

Indoor-2

Ketika mengakses aplikasi kamera, kita akan mendapati berbagai menu tersaji di antarmuka kamera smarthone ini. Kita bisa mengakses menu setting untuk mengatur nilai ISO, exposure dan white balance untuk memaksimalkan kualitas gambar yang dihasilkan. Sementara untuk mode pemotretan yang dibenamkan cukup bervariasi mulai dari auto, Pro, HDR, Sports, dan Night. Adapun bila kita ingin mengambil foto dengan dengan efek bokeh dengan cara mengaktifkan fitur Depth effect yang ikon menunya berada di sisi sebelah kiri di bawah ikon setting. Menggunakan kamera belakang, pengguna tetap dapat mengaktifkan beauty mode yang memiliki empat preset, yaitu low, mid, high dan custom.

indoor-1

Outdoor-3

Berbekal fitur kamera yang demikian, sejatinya kebutuhan pengguna dalam urusan jepret-menjepret momen sudah terakomodasi. Hasil bidik tergolong apik, baik di dalam maupun di luar ruangan, di mana foto tersaji detik dan tajam dengan pancaran warna natural. Adapun bila digunakan pada ruang dengan kondisi cahaya minim, hasil bidik juga tak terlalu mengecewakan, meski hasilnya tak sebaik pengambilan foto pada kondisi cahaya memadai. Satu hal menarik yang juga ditawarkan kamera belakang ZenFone Max Pro M2 adalah kemampuannya untuk merekam video dengan resolusi 4K atau UltraHD. 

Selfie

Beralih ke kamera depan, dari sisi resolusi Zenfone Max Pro M2 bisa dibilang sudah lebih baik, karena sudah menawarkan 13 MP (f2.0) berbanding 8 MP seperti yang ditawarkan Zenfone Max Pro M1. Untuk membantu pengguna mendapatkan hasil bidik yang bagus ketika melakukan selfie di area minim cahaya, kamera depan smartphone ini juga sudah dibekali LED flash. Untuk mendapatkan hasil bidik sesuai keinginan pengguna juga bisa memanfaatkan Mode beauty yang tersedia.

Soal hasil bidiknya, bagi yang gemar selfie kamera depan smartphone ini sudah bisa diandalkan. Dalam arti foto tersaji dengan cukup detail, jernih, dan natural. Kecuali Anda kurang puas dengan pengaturan default, Anda bisa memakai alat bantu berupa mode beauty yang tersedia.

Snapdragon 660 + RAM 4GB
Mengikuti jejak sang pendahulu, ZenFone Max Pro M2 dikemas dengan spesifikasi penopang kinerja menggoda, namun dari sisi harga smartphone ini relatif miring. Dan menariknya, di seri terbaru Asus juga sudah melakukan upgrade di mana pada Zenfone Max Pro M2 tersemat chip octa-core 1.95 GHz Qualcomm Snapdragon 660, sementara Zenfone Max Pro M1 sebagaimana diketahui diotaki chip Snapdragon 636.

Benchmark-AnTuTu

Di atas kerta Zenfone Max Pro M2 yang ditenagai Snapdragon 660 memiliki performa 11% lebih cepat, begitupun dengan performa grafisnya yang 33% lebih cepat dibanding dengan chip sebelumnya, yakni Snapdragon 636 yang lebih lawas. Untuk menopang kinerja grafisnya sendiri Zenfone Max Pro M2 ditenagai oleh GPU Adreno 512.

Mengacu dari besaran RAM dan memori internalnya, smartphone ini datang dengan tiga versi berbeda yakni versi RAM 3GB/32GB, RAM 4GB/64GB, dan RAM 6GB/128GB. Adapun versi yang PULSA review kali ini adalah versi RAM 4 GB dan memori internal 64GB.
Memiliki spesifikasi hardware yang demikian, daya gedor smartphone secara keseluruhan tergolong mumpuni. Terbukti, ketika dijalan untuk memainkan game yang relatif berat, smartphone ini bisa meladeninya dengan cukup baik, di mana game bisa dimainkan lancar tanpa diganggu adanya lag dan sebagainya.

Kinerja smartphone yang apik juga terlihat dari hasil benchmark yang kami lakukan dengan sejumlah software. Ketika diuji dengan software benchmark AnTuTu, skor Zenfone Max Pro M2 ada di kisaran 130153. Sementara untuk kinerja grafisnya, berdasarkan tes yang dilkaukan dengan dengan software 3D Mark, tercatat skor benchmark smartphone ini ada di kisaran 1235 (Sling Shot Extreme – OpenGL ES 3.1) dan 969 (Sling Shot Extreme – Vulkan).

Antutu v6.2.7

130153

Geekbench 4 (single-core & multi-core)

1480 & 5534

Geekbench (Compute)

5247

3D Mark

1235 (Sling Shot Extreme – OpenGL ES 3.1) dan 969 (Sling Shot Extreme – Vulkan)

GFXBench (High-Level Test)

292,6 Frames (Aztec Ruins OpenGL (Hight Tier)), 185,9 frames (1440 Aztec Ruins OpenGL (Hight Tier) Offscreen)

Beralih ke sektor penyuplai daya, di sini juga merupakan kelebihan Asus Zenfone Max Pro M2. Seperti terlihat dari lembar spesifikasinya, smartphone ini telah menyematkan baterai berkapasitas jumbo, yakni 5000 mAh. Di atas kertas dengan baterai sebesar itu daya hidup baterai bisa lebih tahan lama. Adapun berdasarkan pengalaman, ketika digunakan untuk bermain game Asphalt 8: Airborne, kapasitas baterai terkuras hingga 10%. Selain itu, baterai smartphone yang besar pada smartphone ini juga disebut telah melewati serangkaian pemeriksaan dan sertifikasi 12 poin untuk menjamin tingkat keamanannya.

Jenis Aktivitas

Persentase pengurangan

Game HD Play

10%

Browsing 3G/4G

8%

Video HD Playback

6%

Music Playback

2%

Kesimpulan
Bila dibandingkan dengan Zenfone Max Pro M1, smartphone ini sudah membawa banyak peningkatan, baik dari sisi tampilan maupun jeroannya. Adapun untuk keseluruhan apa yang ditawarkan Zenfone Max Pro M2 berbanding lurus dengan nilai tebusannya, atau minimal sudah menjawab ekspektasi.

Dari sisi desain smartphone ini sudah cukup mengikuti tren, sementara dari spesifikasi kamera dan penopang kinerja juga tidak mengecewakan. Ditambah lagi baterainya yang besar 5000 mAh merupakan hal positif lain yang dimiliki smartphone ini. Walhasil, bagi Anda yang sedang mencari smartphone di kisaran harga Rp3 juta lebih dikit, Asus Zenfone Max Pro M2 sepertinya patut untuk dipertimbangkan.
Penulis: Fauzi/@ozipage>

Go to top