Review Samsung Galaxy M20: Andalkan Baterai Besar dan Fitur Milenial

samsung-Galaxy-M20

 Untuk menggempur pasar kelas pemula, biasanya Samsung mengandalkan pasukan smartphone seri J-nya. Terakhir, mereka mengeluarkan Galaxy J6+ dengan kisaran harga 2,4 (untuk RAM 3GB) dan 2,8 juta (versi RAM 4GB).

Namun dengan semakin banyaknya brand kompetitor yang bermain di rentang harga sama, mau tak mau Samsung harus memutar otak agar tetap kompetitif. Salah satunya strategi yang dijalankan adalah mengeluarkan lini produk baru yang tergabung dalam seri M. Nah, seri M yang kali ini kita uji adalah Galaxy M20 yang dibanderol dengan harga 2.799.000.

Ditilik dari medan perangnya, M20 akan berhadapan dengan produk sekelas seperti A6-nya Oppo, seri Y93 atau Y95-nya vivo, dan juga seri Y7 milik Huawei. Lalu, senjata apa yang M20 tawarkan untuk emmenangkan pertarungan di segmen yang tergolong ketat ini?

Desain

DESAIN-M20
Seri M merupakan lini yang benar-benar baru dan diharapkan mempu menarik minat milenial dengan desain dan fitur-fitur kekinian. Tampilan segarnya langsung terlihat di bagian depan dimana layarnya sudah mengadopsi desain layar Infinity-V bentukan mirip huruf V di bagian atas yang ditempati oleh kamera depan.

desain-belakang-M20

Sementara jika ditilik sisi belakangnya, garis desain khas Samsung masih cukup jelas terlihat. Mereka meletakkan lensa dual kamera sebagai kamera utama smartphone ini di area kiri atas bersama lampu flash, serta pemindai sidik jari yang disusun vertikal bersama logo Samsung di area tengah. Konfigurasi seperti ini mirip dengan beberapa produk dari line-up Galaxy A-Series seperti A9, A7, A8S, dan A6S.

Materi yang digunakan Samsung pada M20 ini adalah plastik polikarbonat yang diberi finishing glossy, bukan kaca seperti beberapa penghuni A- series yang disebutkan sebelumnya. Dengan finishing glossy, bagian belakang ponsel ini tetap meninggalkan noda sidik jari, seperti halnya material kaca.

Meski dibanderol kurang dari 3 juta rupiah, namun Samsung sudah membekali ponsel inidengan konektifitas USB Type-C. Dan sepanjang ingatan PULSA, ponsel ini merupakan yang produk Galaxy termurah yang membawa port USB Type-C.

Sim-card-M20

Port ini berada di sisi bawah bersama port audio 3.5mm, lubang mic dan grill loudspeaker.Sedang sisi kanan ditempati oleh pengatur volume suara dan tombol daya.Dan di sisi berseberangan, ada tray kartu SIM yang mampu memuat 2 nano SIM bersama sebuah kartu memory microSD.

Layar
Seperti disebutkan sebelumnya bahwa M20 merupakan produk Galaxy pertama yang membawa desain “baru” yang disebut Infinity-V display.

m20-home

Samsung lebih memilih desain takik atau notch minimalis berbentuk tetesan air tepat di tengah sisi atas layar. Sekilas, desain ini mengingatkan kita akan bentukan serupa yang lebih dulu diadopsi oleh vivo V11 atau OPPO F9.

Bentang diagonal layarnya mencapai 6,3 inci dengan rasio 19,5:9 . Hal ini membuat M20 memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen yang gemar berlama-lama menonton video di smartphone. Ditambah lagi, M20 sudah memiliki teknologi Widevine L1 yang mampu memutar konten video melalui layanan streaming semisal Google Play Movies, Netflix, HOOQ dan sejenisnya dalam resolusi tinggi lebih dari 720p.

Materi layar M20 menggunakan panel PLS (Plane to Line Switching) yang merupakan penyempurnaan dari teknologi IPS (In Panel Switching). Panel ini diproduksi oleh Samsung dan diklaim memiliki tingkat kecerahan 10% lebih tinggi, viewing angle lebih luas, dan kualitas gambar yang lebih baik dalam budget produksi yang lebih ekonomis dibanding panel IPS.

Sistem Operasi
M20 menggunakan sistem Android dengan versi 8.1 (Oreo). Samsung sendiri menjamin bahwa M20 akan mendapat update Android versi anyar, yaitu Pie (9.0) pada bulan Agustus mendatang. Meski harus menunggu lumayan lama, setidaknya konsumen mendapatkan jaminan yang melegakan.

M20-OS

Untuk kustomisasi antarmuka, Samsung menggunakan UI) Samsung Experience versi 9.5. Untuk mengadopsi desain tetes air pada notchnya, Samsung telah melakukan modifikasi khusus. Hal ini terlihat seperti saat pengguna mengaktifkan fitur keamanan biometrik pengenal wajah (face recognition), maka setiap kali menyalakan layar dalam keadaan ponsel terkunci, akan muncul efek cahaya yang bergerak dipinggiran notch atau area kamera depan sebagai penanda bahwa kamera depan ponsel ini sedang bekerja memindai wajah pengguna.

Demikian juga saat menggunakan fitur self timer untuk memotret dengan menggunakan kamera depan. Selain angka yang menghitung mundur, muncul animasi di pinggiran notch yang menunjukkan sisa waktu sebelum foto diambil.

Di luar itu, perbedaan lain dari Samsung Experience M20 jika dibandingkan seri Galaxy yang kastanya lebih tinggi seperti A-Series, S-Series atau Note Series, tampak pada absennya fitur Bixby pada M20.

Seperti biasa, secara default Samsung Experience mengaktifkan pembagian Homescreen dan App Drawer. Namun bagi pengguna yang lebih suka untuk menampilkan seluruh aplikasi langsung pada Homescreen, tersedia plihan untuk melakukannya pada menu Pengaturan> Tampilan> Layar Depan> Tata Letak Layar Depan.

Hardware

Samsung GAlaxy M20 yang hadir secara resmi di Indonesia memiliki varian RAM/ROM 3/32GB. Seri yang ditujukan untuk pasar milenial ini juga dibekali dengan SoC Exynos 7 Series (7904) yang mempunyai CPU octacore dengan konfigurasi bigLITTLE, tepatnya 2 core berbasis Cortex®-A73 berkecepatan 1.8GHz, dan 6 core berbasis Cortex®-A53 berkecepatan 1.6GHz.

M20-Benchmark

Dengan konfigurasi ini, pemprosesan pada ponsel ini terbilang efisien dalam konsumsi daya.Hal ini tentu membuat daya baterai pada ponsel ini semakin lama habis terutama jika digunakan secara moderat (tidak teralu sering bermain game berat).

Baterai menjadi salah satu fitur yang diunggulkan di M20. Kapasitas 5000mAh terbilang besar untuk ukuran smartphone kelas 2 jutaan dengan prosesor kelas menengah.

baterai-M20

Di hari pertama penggunaan, daya pada baterai masih tersisa 36% setelah aktif selama 1 hari plus 9 jam.
Baterai berkapasitas besar ini, untungnya sudah didukung dengan fitur pengisian cepat (fast charging) dan yang lebih menggembirakan, Samsung juga menyertakan kepala charger dengan fitur ini pada paket penjualan.

Kamera

Kamera utama M20 dibekali dengan sensor ganda yang masing-masing memiliki resolusi 13MP dengan aperture F/1.9 dan 5MP yang didukung dengan lensa Ultra Wide untuk menghasilkan foto dengan sudut pandang lebih luas. Untuk beralih antar kedua sensor ini, pengguna tinggal menekan switch bergambar pohon cemara, yang ada di sisi bawah viewfinder dalam orientasi portrait.

Kamera-M20

Untuk pilihan mode, Samsung menyediakan opsi Otomatis, Stiker, Foto Rangkaian (Continuous Shot), Live Focus, Kecantikan (Beauty), Pro dan Panorama.

Tapi ada yang berbeda dari fitur Live Focus pada ponsel ini jika dibandingkan pada fitur yang sama diproduk Galaxy sebelumnya. Live focus ini hanya akan menghasilkan foto dengan efek bokeh yang tidak bisa diatur tingkat blur-nya baik sebelum, apalagi sesudah foto diambil. Itupun jika objek utamanya berupa manusia, sementara jika objeknya selain manusia maka akan muncul keterangan “”Tidak dapat menerapkan efek buram. Tidak ada wajah terdeteksi”.

Selfie-m20

Beralih ke kamera depan. Tersedia sensor 8MP dengan 3 pilihan mode, diantaranya LiveFocus, Selfie dan Stiker. Masalah pada fitur Live Focus pada kamera selfie pun masih sama dengan yang terjadi pda kamera utama.

Untuk urusan videografi, baik kamera depan maupun kamera utama di belakang sama-sama memiliki kapabilitas untuk merekam video dalam resolusi maksimal Full HD.

Kendati beberapa fitur tidak bekerja sesuai ekspektasi dan klaim, namun kamera M20 baik di belakang maupun di depan mampu menghasilkan foto yang kualitasnya tidak mengecewakan, meski tidak pula cukup berkualitas untuk masuk ke dalam kategori “sangat memuaskan” di sektor harga 2 jutaan.

Galeri Foto

hasil-kamera-M20-foto-2

 

hasil-kamera-M20-foto-1

hasil-kamera-M20-foto-3

hasil-kamera-M20-foto-4

hasil-kamera-M20-foto-5

Kesimpulan

Tak seperti biasanya, Samsung mengikuti alunan genderang pasar dengan menyajikan smartphone berponi minimalis yang desainnya menyerupai produk kompetitor. Terlihat seperti mengikuti tren, namun bisa jadi langkah ini akan meningkatkan pamor Samsung yang sempat goyah di segmen harga 2 jutaan. Mengingat jaringan ritelnya yang sudah terbangun lama, tak sulit bagi Samsung untuk merangkul segmen ini, apalagi dengan brand yang masih berakar kuat di benak konsumen. 

Kaum milenial diharapkan menjadi sasaran utama penjualan M20. Banderol harga M20 menjadi sedikit penghalang mengingat kompetitor memasang harga lebih rendah untuk produk dengan desain dan spesifikasi mirip. 

Hasil Benchmark

hasil-benchmark

Spesifikasi

spek-m20

Last modified on Thursday, 14 March 2019 16:59

Go to top