Review Samsung Galaxy A50: Spesifikasi Apik Wajib Dilirik

01-A50-utama700

Berkaca dari ketatnya kejaran kompetitor tahun lalu, Samsung kini banyak melakukan pembaharuan. Mengingat persaingan sangat ketat di kelas menengah, mereka membenahi produk-produk di segmen ini dengan memunculkan seri M dan memunculkan jajaran produk seri A yang merupakan pengganti seri J.

Tercatat, sudah enam varian seri A yang diperkenalkan hingga akhir kuartal 2019 yaitu A10, A20, A30, A50, A70, dan A80.
Pergerakan Samsung mulai terlihat sejak dari sisi desain. Samsung seri A 50 misalnya, tampilannya dinilai lebih kompromis dengan pasar yang sedang dibajiri tren poni minimalis.

Dibanderol seharga Rp 4.099.000, hal ini tentu saja membuat persaingan smartphone kelas menengah kian memanas. Memiliki fitur-fitur kunci seperti pemindai sidik jari di layar, trikamera, layar super AMOLED dan kapasitas baterai besar, akankah A50 mampu merebut hati para milenial yang menjadi target market mereka?

Spesifikasi

14-A50-spesifikasi

 

Desain

02-A50-Trikamera700

 

Posisi trikamera di bagian belakang Galaxy A50

Samsung Galaxy A50 yang beredar di Indonesia memiliki 3 varian warna yaitu hitam, biru, dan putih. Kebetulan unit yang kami review adalah varian warna hitam.

Bingkai dan panel belakang Galaxy A50 terbuat dari plastik. Samsung sendiri menyebut desain bodi A50 ini sebagai "3D Glasstic". Lapisan mengkilap di atas panel belakangnya menghasilkan efek warna berubah-ubah tergantung sudut pandang pengguna dan cahaya yang jatuh di permukaannya. Efek serupa sebelumnya sudah ada di produk kompetitor, namun spektrum warna yang dihasilkan Galaxy A50 lebih variatif. Meski memberi kesan elegan, namun tak dipungkiri jejak sidik jari Kamu sangat mudah tertinggal di bodi A50.

03-A50-tampak-muka

Tampak depan Galaxy A50

Layar berteknologi super AMOLED mendominasi sisi bagian depan. Bentukan mirip huruf U di layar bagian atas ditempati oleh modul kamera depan. Tak ada lampu LED yang berkedap-kedip saat ada notifikasi, namun fitur always on display yang selalu menampilkan informasi dasar saat smartphone dalam keadaan standby membuat Kamu tak akan ketinggalan info penting.

04-A50-bagian-bawah

Bagian bawah Galaxy A50

Di sisi bagian kiri, terdapat slot yang dapat diisi dengan dua buah kartu SIM nano dan satu buah micro SD. Sementara disisi yang berseberangan, berderet tombol volume dan power. Tak ada tombol khusus untuk asisten Bixby, sang asisten pintar Samsung. Di bagian bawah, Samsung mengisinya dengan port USB tipe C, jack audio 3,5mm, dan grill untuk keluaran suara speaker.

Beralih ke bagian belakang, terdapat 3 modul kamera yang tersusun vertikal di bagian kiri atas. Penggunaan in-display fingerprint di layar membuat bagian belakang terasa lebih lapang. Titik berat A50 terasa ada di bagian bawah, membuatnya juga lebih mudah dioperasikan dengan satu tangan.

Display

01-A50-display

Pengaturan layar Galaxy A50

Salah satu aspek yang menonjol dari A50 adalah penggunaan layar super AMOLED 6,4 inci dengan resolusi full HD+ (2340x1080 piksel). Seperti disinggung di atas, terdapat bentukan huruf U tempat bertenggernya modul kamera depan. Samsung menyebut desain ini sebagai Infinity-U Display.

Terdapat 4 mode pengaturan layar yaitu adaptive display, AMOLED cinema, AMOLED photo, dan basic. Secara default, A50 sudah disetting ke adaptive display dimana layar akan menyesuaikan dengan kontras dan warna sesuai kebutuhan penggunaan dan aplikasi.

Tampilan layar A50 secara keseluruhan hampir mendekati seri flagship Samsung. Terlihat tajam saat terpapar sinar berlebih, sedangkan jika menggunakan pengaturan otomatis, kecerahannya tetap mampu beradaptasi di ruang kurang cahaya sekalipun. Seperti ciri khas smartphone yang menggunakan layar super AMOLED, kualitas warna hitamnya sangat bagus, sementara spectrum warnanya yang ditampilkan juga luas.

Hardware, Sistem Operasi, dan Performa

02-A50-spek-hardware

Spesifikasi Hardware Galaxy A50

Galaxy A50 hadir dengan menggandeng chipset Exynos 9610 10nm. Chipset ini menawarkan konfigurasi prosesor delapan inti alias octa-core di mana empat core Cortex-A73 hadir dengan clock speed 2.31GHz didampingi dengan empat core Cortex-A53 hemat daya yang bekerja di kecepatan 1.74GHz. Unit yang Kami uji menggunakan RAM sebesar 4GB RAM dan ruang penyimpanan 64GB yang bisa diekspansi hingga 512GB melalui slot micro SD dedicated.

03-A50-UI-OS

Antarmuka dan system operasi yang digunakan oleh Galaxy A50

Selain faktor hardware, kinerja A50 juga dipengaruhi oleh sistem operasi dan antarmuka (user interface). A50 sudah mengemas sistem operasi Android Pie 9.0 yang dibalut dengan antarmuka One UI khas Samsung. Desain One UI terasa bersih dan minimalis, tanpa banyak bloatware dan tambahan fitur yang mengganggu. Saat bekerjapun, ONE UI terasa enteng dan Kami tidak menemukan kendala berarti seperti program crash maupun lag.

05-A50-face-recognition

Pengaturan fitur Face recognition

Fitur face recognition bisa diatur dan digunakan dengan mudah. Ada pilihan pengenalan wajah bagi mereka yang setiap saat menggunakan kacamata, sehingga tak perlu membukanya saat harsu melakukan unlock. Pemindaian berlangsung mudah, begitu juga saat pengenalan untuk melakukan unlock display.

Pemindai sidik jari in-display juga bekerja dengan sempurna. Meski tak digembar-gemborkan sebagai fitur unggulan A50, namun menghadirkan pemindai canggih yang biasa digunakan oleh smartphone premium ke kelas menengah merupakan langkah jitu.

Benchmark dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti Antutu, Geekbench, 3D Mark, dan PC Mark membuktikan bahwa A50 memiliki kinerja kelas menegah kebanyakan. Pengujian dengan Antutu misalnya, dengan skor 138704, A50 bersanding dengan kompetitor langsung seperti OPPO F11 Pro dan Vivo V15. Sementara benchmark dengan Geekbench 4 menghasilkan skor 1717 untuk pengujian inti tunggal, 5026 untuk pengujian multi inti, dan 4804 untuk pengujian renderscript. 

Galaxy A50 dibekali baterai berkapasitas 4000mAh yang didukung dengan teknologi pengisian cepat 15W. Dalam skema penggunaan intens, A50 sanggup bertahan hingga 5 jam aktif dan 24 jam siaga. Pada skema penggunaan biasa, A50 mampu bertahan aktif selama 6 jam dengan waktu siaga mencapai 44 jam. Pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam.

Hasil benchmark

06-A50-hasil-benchmark

07-A50-benchmark-antutu

Hasil benchmark menggunakan aplikasi Antutu

08-A50-benchmark-geekbench

 

 

Hasil benchmark menggunakan aplikasi Geekbench

09-A50-hasil-benchmark-3dmark

Hasil benchmark menggunakan aplikasi 3DMark

 

Fitur Unggulan

10-A50-game-launcher

Tampilan GAme launcher A50

Bagi Kamu yang suka memainkan game di smartphone , A50 menyediakan sebuah fitur yang diberi nama Game Launcher. Fitur ini akan menempatkan ikon-ikon game yang sudah terinstal di smartphone Kamu ke dalam satu folder. Selain dapat memaksimlakna performa A50 saat digunakan untuk bermain game, aplikasi ini juga bisa melakukan berbagai pengaturan notifikasi serta dapat menunjukkan detil statistic game yang sedang Kamu mainkan

 

 bixby-vision

Meski sudah dibekali assistant pintar Google, Galaxy A50 juga mengemas asisten pintar khas Samsung yaitu Bixby yang bisa diakses melalui ikon aplikasi. Selain melalui aplikasi, Kamu juga bisa menggunakan fitur Bixby vision melalui kamera untuk mengidentifikasi obyek dan mendapatkan informasi yang relevan. Sangat membantu misalnya jika Kamu berada di sebuah lokasi yang tidak Kamu ketahui, atau sedang mencari nama dan harga barang. Bixby vision juga bisa digunakan untuk menterjemahkan teks atau mencari padanan gambar.

11-A50-AR-emoji

Fitur AR Emoji di Galaxy A50

Satu lagi fitur menarik yang ada di Galaxy A50 adalah AR emoji yang bisa diakses melalui menu kamera. Fitur ini bisa mengambil profil wajah pengguna dan menjadikannya sebuah gambar kartun. Hasil dari AR emoji bisa dibagikan ke media social maupun aplikasi pesan.

Kamera

12-A50-kamera

Dari kiri: kamera dalam mode standard, kamera dalam mode susut lebar, dan menu pengaturan kamera A50

Fotografi menjadi salah satu aspek yang diunggulkan di Galaxy A50. Mengusung sensor utama sebesar 25MP, A50 juga dibekali sensor sekunder 8MP dengan lensa sudut lebar dan sensor ketiga dengan resolusi 5MP untuk depth sensor.

Saat menggunakan lensa utama 25MP di luar ruang, Kamu akan mendapatkan hasil yang tajam dengan warna-warna yang emmilikin akurasi tinggi. Detil yang didapat memuaskan, asalkan Kamu tak terlalu memaksakan diri untuk melakukan zooming. Dengan bantuan sensor 5MP, Kamu bisa emmbuat foto potrait dengan pinggiran obyek yang rapi. Kualitas foto akan sedikit menurun saat Kamu melakukan pemotretan dalam ruang atau saat kondisi minim cahaya. Pemotretan landscape di malam hari masih bisa dilakukan dengan bantuan scene optimizer.

Bagaimana dengan kamera 8MP sudut lebar (wide angle)? Hasil bidikan kamera kedua ini mengesankan saat dilakukan di ruang terbuka, meski -lagi-lagi saat malam hari-, kualitasnya menurun meski perbedaannya tidak terlalu jauh. Ada efek mata ikan dimana foto akan seperti menggelembung pada bagian tengah dan meneympit pada bagian sudur-sudutnya. Bagi beberapa orang, efek ini terasa aneh dan membuat hasil foto berbeda dengan kondisi obyek, namun bagi sebagian orang, efek ini malah menambah kesan artistik foto yang dihasilkan.

Bagi pecinta selfie, A50 menawarkan kamera depan dengan resolusi 25MP dengan hasil yang memuaskan. Gambar terasa hidup dengan detail yang baik. Hasil deteksi tepi obyek dalam mode bokeh sama bagusnya dengan yang dihasilkan oleh kamera belakang. Warna yang ditampilkan juga cukup kaya mesti sejumlah noise akan terlihat saat pemotretan dilakukan dalam kondisi minim cahaya.

Selain menyediakan mode foto dan video standar, A50 juga menyediakan mode slow motion dan mode hyperlapse. Dengan slow motion, Kamu bisa mengambil video seperti biasa dan bisa menentukan bagian mana yang hendak Kamu perlambat. Kebalikannya, Kamu bisa mempercepat video yang diambil dalam jangka waktu lama menjadi lebih cepat dengan fitur hyperlapse. Seperti layaknya kamera smartphone masa kini, A50 juga dilengkapi dengan mode pro dimana Kamu bisa melakukan berbagai pengaturan manual seperti brightnes, ISO, exposure, white balance dan lain sebagainya

Kesimpulan

Tidak ada smartphone di harga mendekati 4 juta yang memiliki in-display fingerprint seperti Samsung Galaxy A50. Pun, masih jarang pula produk smartphone di rentang harga sama yang mengusung layar super AMOLED dengan koneksi USB tipe C. Hasil kamera depan dan belakangnya sama bagusnya. Meski dengan sedikit catatan bodi plastiknya kurang memberi kesan premium dan banyak mengundang  noda sidik jari, namun secara keseluruhan Galaxy A50 merupakan p;ilihan utama Kamu yang sedang mencari smartphone kelas menengah di harga 4 jutaan.

13-A50-plus-minus

Galeri Foto

gal01-A50

gal02-A50

Gal03-A50

gal04-A50

gal05-A50

Gal06-A50

Gal07-A50

 

 

Last modified on Tuesday, 07 May 2019 05:49

Go to top