Nokia 4.2 Kokoh dengan Desain Elegan

01-n42-utama

Nokia 4.2 diperkenalkan di pasar Indonesia dengan banderol harga Rp2.499.000. Mengusung desain bodi dual glass, display dengan aksen waterdrop kekinian, dan sistem operasi Android One 9.0 Pie murni yang dijamin update hingga 2 level, Nokia 4.2 juga hadir dengan tombol pintar khusus yang belum ada di smartphone lain. Akankah build quality yang bagus dan jaminan update sistem operasi yang kontinyu mampu membuat Nokia 4.2 ini memenangkan kompetisi di segmen menengah?

Desain
Bodi belakang
Kami sudah terkesan dengan kualitas desain Nokia sejak mereka mengeluarkan Nokia 6.1 Plus dan Nokia 5.1 Plus tahun lalu, dan desain Nokia 4,2 tampaknya mengambil eleman estetika yang sama dengan kedua pendahulunya itu.

Panel bodi belakang terbuat dari kaca 2.5D yang membuat tampilan Nokia 4.2 terkesan premium, terutama jika menilik harganya yang ‘hanya’ masuk kategori kelas menengah. Beruntung, unit yang kami uji adalah varian berwarna hitam sehingga menambah kesan elegan.

Kombinasi dua kamera dan lampu flash LED berjajar vertikal tepat di garis tengah bodi belakang. Keberadaannya diikuti dengan sensor pemindai sidik jari dan logo khas Nokia. Menyusul di bawahnya adalah branding tulisan Android One sebagai pengingat sistem operasi murni yang diusung smartphone asal Finlandia ini.

Keberadaan pemindai sidik jari dirasa kurang pas karena berada agak ke bawah dari posisi natural jari. Bisa dimaklumi karena porsi bagian atas sudah diambil oleh modul kamera. Pengguna harus membiasakan diri dengan posisi tersebut dan kemungkinan akan akan sering salah menyentuh lampu LED saat awal-awal pemakaian.

Sisi samping memakai finishing glossy dengan profil desain melengkung yang sangat pas menyatukan bagian depan dan belakang Nokia 4.2. Dengan bobot hanya 161 gram dan layar kurang dari 6 inci, Nokia 4.2 sangat nyaman digenggam dan dioperasikan dengan satu tangan.

Bodi belakang

Nokia 4.2 mengusung tombol khusus untuk mengakses fitur Google Asssistant di sebelah kiri. Pencet sekali, Kamu akan langsung terhubung dengan Google AI Assistant. Pencet dua kali,  akan muncul halaman berisi informasi  dan saran berdasarkan aktivitas yang Kamu lakukan dan lokasi penggunaan smartphone.

Di sebelah kanan, berjejer tombol volume dan tombol power. Uniknya, tombol power ini memiliki lampu notifikasi built-in di sekelilingnya. HMD menyebut tombol ini sebagai “breathing light” yang dapat memancarkan cahaya di sekeliling tombol power sekeita jika Kamu mendapatkan pesan atau terlewat panggilan telepon.

Dengan tombol ini, Kamu juga bisa lebih mudah menemukan Nokia 4.2, terutama dalam ruangan yang minim cahaya. Jika dirasa mengganggu, “breathing light” ini dapat Kamu nonaktifkan melalui menu setting.
Display
 
Display Nokia 4.2

Display Nokia 4.2
Nokia 4.2 dibekali layar dengan bentang 5,71 inci. Ukuran ini sedikit lebih kecil dibanding smartphone di segmen harga sama yang rata-rata mengusung layar 6 inci ke atas. Memakai resolusi HD+ (1520x720 piksel), layar Nokia 4.2 juga sudah menggunakan raso kekinian, 19:9. Meski bezel Nokia 4.2 termasuk tipis, namun keberadaan bagian dagu yang masih cukup lebar sedikit mengganggu tampilan layar jernihnya. Takik berbentuk huruf U tampil di layar bagian atas untuk mengakomodasi keberadaan kamera selfie.
 
menu display
Layar Nokia 4.2 tajam dan jernih, terutama saat menampilkan warna-warna primer (merah, biru, kuning) dan hitam. Tampilannya nyaman, baik saat digunakan untuk membaca teks seperti dalam situs berita,  maupun untuk menonton video atau ebrmain game. Jika dibandingkan, kerapatan piksel Nokia 4.2 sebesar 295ppi lebih unggul dibanding Redmi 7 yang hanya 269 ppi dan  Galaxy A10 (271ppi). Menariknya, setelah dicek melalui aplikasi DRM info, Nokia 4.2 sudah mengantongi sertifikasi Widevinde L1 yang artinya, Nokia 4.2 ini sudah bisa digunakan untuk mengakses platform video streaming berbayar seperti Netflix dan nantinya bisa mendukung video streaming dalam format HD.

Hardware
dapur pacu
Nokia 4.2 mengusung dapur pacu berbasis chipset Snapdragon 439 dengan prosesor octacore ber-clock speed 2.0GHz ditemani dengan RAM sebesar 3Gb dan memori internal 32Gb. Jika dirasa kurang, Kamu bisa menambahkan ruang penyimpanan eksternal hingga 400Gb melalui slot micro SD yang tersedia. Chipset yang dipilih oleh Nokia 4.2 ini termasuk kategori menengah agak ke bawah. Kami tidak menemui masalah berarti saat mengoperasikan Nokia 4.2 ini sebagai daily driver. Hanya saja saat hendak membuka beberapa aplikasi, responnya tidak cukup cepat.

Snapdragon 439 sendiri menggunakan arsitekstur 12nm yang lebih hemat daya jika dibandingkan dengan chipset berbasis desain 14nm seperti Snapdragon 450. Hal ini terlihat dari iritnya penggunaan baterai untuk pemakaian normal sehari-hari.

Jika kamu doyan bermain game, kami sarankan untuk memainkannya dalah mode grafis yang rendah agardapat berjalan dengan lancar. Secara lugas, Kami menyebut bahwa Nokia 4.2 ini bukanlah smartphone yang didesain untuk memainkan game-game berat dengan intensitas permainan yang tinggi.

Nokia 4.2 hanya dibekali baterai sebesar 3000mAh. Dibanding smartphone kompetitor yang menyajikan kapasitas 3500-4000mAh, suplai tenaga Nokia mungkin dirasa kurang. Namun perlu Kamu ingat bahwa Nokia 4.2 menggunakan chipset 439 yang diklaim lebih irit baterai 25% dibanding pendahulunya, dengan performa 25 lebih tinggi. Jadi dengan kapasitas daya yang diusungnya, baterai Nokia 4.2 tetp mampu menopang aktivitas sehari-hari Kamu.

Hasil Benchmark

Bencmark nokia

Dari kiri: benchmark dengan menggunakan aplikasi PCMark dan 3D Mark

Antutu Benchmark

78856

PC Mark (Work 2.0 performance)

4604

Geekbench CPU

894 (single core), 3301 (multi core)

Geekbench Compute

3142

3D Mark (Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1)

447

PC marker

Software
Satu aspek keunggulan Nokia 4.2 dibanding smartphone di segmen yang sama adalah penggunaan sistem operasi murni dengan jaminan selalu up to date. Nokia 4.2 saat ini menggunakan sistem operasi stock Android 9 Pie yang bersih dan efisien. Kamu akan mendapatkan semua benefit dari Androud Pie mulai dari navigasi gestur, kecerahan adaptif, baterai adaptif, hingga Digital Wellbeing dan App action.

sofware
 
HMD sendiri menjanjikan bahwa Nokia 4.2 adalah satu dari sedikit smartphone yang beredar saat ini yang bakal mendapatkan update Android Q dan R lebih dulu. Jika Kamu mengikuti perkembangan sistem operasi Android, selalu saja ada perbaikina kinerja dan penambahan fitur yang membantu keseharian pengguna. Jadi kita tunggu saja bagaimana update Android Q dan R menaikkan kinerja Nokia 4.2.

Untuk identifikasi dan keamanan pengguna, Nokia 4.2 menawarkan dua opsi biometric yaitu melalui sensor sidik jari dan fitur pengenalan wajah atau face recognition. Fitur pengenalan wajah agak sulit dijalankan terutama dalam lingkungan minim cahaya, jadi Kami sarankan Kamu untuk menggunakan kedua fitur pengaman ini.

Earpiece yang terletak di atas kamera selfie bekerja dengan baik dan jernih saat menerima panggilan. Suara yang terdengar jernih dan jelas. Selama pemakaian, Kami belum pernah mengalami call drop atau putus pembicaraan, membuktikan bahwa penerimaan sinyal Nokia 4.2 cukup bagus.

Tata suara Nokia 4.2 mendukung aptXcodec yang artinya, Kamu bisa menggunakan earphone Bluetooth dengan desain terpisah seperti beberapa produk besutan Samsung, Sony, maupun produsen perangkat audio lainnya.

Kamera
kamera nokia 4.2
Dari kiri: fitur dasar, fitur tambahan, dan mode pro di kamera Nokia 4.2

Nokia 4.2 dibekali kamera ganda. Kamera pertama berkekuatan 13MP dengan aperture f/2.2 sedangkan kamera sekunder yang bertugas melakukan pengukuran kedalaman gambar (depth sensing) memiliki resolusi 5 megapiksel. Urusan foto selfie diserahkan pada kamera depan 8 megapiksel f/2.0.

Aplikasi kamera bawaan Nokia 4.2 simpel dengan navigasi yang mudah dimengerti. Beberapa mode pengambilan gambar tercantum di bawah jendela foto seperti Photo, Video, Pro and Live Bokeh baik untuk kamera depan maupun belakang. Pilihan tambahan seperti panorama dan timelapse bisa diakses dengan menggeser mode kamera ke kiri. Kamera Nokia 4.2 juga sudah mendukung fitur Google Lens untuk pencarian informasi obyek melalui kamera.
pengatur kamera
Menu pengaturan kamera dan pilihan resolusi foto

Hasil kamera baik depan maupun belakang cukup bagus meski proses focus tergolong lambat. Hal ini juga yang membuat Kami menyarankan Kamu untuk tidak mengambil obyek yang bergerak cepat ak==karena hasilnya akan blur dan kurang detil. Mungkin hal ini bisa menjadi catatan Nokia untuk update softare selanjutnya. Ada sedikit noise yang muncul saat melakukan fotografi malam hari.

Kesimpulan
Nokia 4.2 adalah smartphone yang cantik secara desain dan premium dari sisi kualitas bodi. Ini adalah satu poin penting yang bisa jadi pertimbangan Kamu untuk membeli smartphone kelas menengah milik produsen asal Finlandia ini. 2 hal lain yang membuat Nokia 4.2 unggul adalah penggunaan sistem operasi Android Pie murni dan jaminan up date hingga Android R.

Penggunaan chipset Snapdragon 439 bisa menjadi nilai tambah namun juga bisa jadi nilai minus. 439 dinilai hemat baterai dan dapat menjalankan aplikasi sehari-hari secara efisien, namun tidak cocok untuk menjalankan aplikasi untuk produktivitas maupun gaming berat. Kameranya meskipun memiliki menu sederhana, namun sudah dilengkapi dengan fitur kekinian seperti live bokeh dan beautifikasi. Ada juga tambahan fitur seperti timelapse dan Google Lens.

Spesifikasi:

Dimensi & Berat (mm&gram)

149 x 71.3 x 8.4 mm/ 161 gram

SIM & Jaringan

Dual SIM, GSM / HSPA / LTE

Sistem Operasi (OS)

Android Stock 9.0 Android One

Supported storage eksternal

microSD up to 400 GB

Layar

5,71 inci, 81,4 cm2 (~76,6% screen-to-body ratio)

720 x 1520 piksel, 19 :9 aspect ratio (~295 ppi density)

IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors

Prosesor/ CPU

Qualcomm SDM439 Snapdragon 439 (12 nm)

Octa-core (2x2.0 GHz Cortex-A53 & 6x1.45 GHz Cortex A53)

RAM & Internal Storage

3GB RAM/ 32GB ROM

Kamera (MP/fitur) belakang/depan

Utama:

13 MP, f/2.2, 1/3", 1.12µm, PDAF

2 MP depth sensor

Video: Up To1080p@30fps

Depan:

8 MP, f/2.0, 1/4", 1.12µm

Baterai jenis (jenis)

3000 mAh (non-removable)

Galeri Hasil Foto

Gal01-n42

Gal02-n42

Gal03-n42

Gal04-n42

Gal05-n42

Gal06-n42

Gal07-n42

Gal08-n42

Gal09-n42

Gal10-n42

Gal11-n42

 

Last modified on Friday, 05 July 2019 11:13

Go to top