Mengapa Generasi Milenial Sangat Akrab dengan Smartphone?

millenial
Istilah generasi milenial pertama muncul di Amerika. Milenial disini merujuk pada generasi yang akrab dengan smartphone, komputer, dan internet. Mereka cenderung mudah menyesuaikan diri dengan aplikasi-aplikasi dan sistem operasi baru dan melakukan tugas-tugas berbasis komputer lebih cepat dibanding generasi yang lebih tua.

Milenial-1

Mereka juga mampu melakukan berbagai pekerjaan secara bersamaan atau multitasking.
Milenium umumnya nyaman dengan kehidupan internet publik dan sosial media. Artinya, mereka punya kemampuan untuk mempromosikan diri dan berinteraksi melalui media online.

Menurut survei, saat ini segmen milenial ini sudah tak lagi duduk manis di depan televisi. Mereka sudah meninggalkan TV alias tidak lagi menonton TV. Bahkan 40% dari kaum Milenial di Amerika sudah tidak memiliki TV. Mereka tidak lagi mengkonsumsi konten video melalui TV melainkan melalui mobile.

Dalam sebuah paper berjudul “Marketing to Millennials: 5 Things Every Marketer Should Know, this interesting demographic”yang diterbitkan oleh comscore, generasi millennium yang berusia 18-34 tahun terbukti memiliki peranan penting di masa sekarang dan juga masa depan.  Apa yang membuat millennium unik adalah kebiasaan konsumsi media digital mereka yang sangat berbeda. Yang paling jelas terlihat adalah dalam hal penggunaan smartphone dan tablet.

Dari data, terlihat bahwa generasi milenium lebih terbuka untuk merangkul dan lebih cenderung terlibat dengan perangkat mobile daripada rekan-rekan mereka yang lebih tua.
 
Hal yang paling luar biasa adalah diantara mereka yang berusia 18-34 tahun, 18 persennya telah meninggalkan perangkat lain dan hanya menggunakan perangkat mobile (data November 2013). Ini berarti satu dari lima generasi milenium melakukan browsing internet, mengirim email, melakukan pencarian via Google, berjejaring sosial , dan membaca berita online hanya melalui smartphone atau tablet mereka. Sebagai perbandingan, hanya 5 persen dari orang yang berusia 35-54 tahun dan 3 persen dari mereka yang berusia 55 tahun ke atas yang mengakses internet melalui perangkat mobile saja.

Milenial-2

Mengingat pengenalan smartphone masih merupakan teknologi yang baru, angka-angka di atas menunjukkan bahwa kecepatan adopsi generasi millennium terhadap ponsel cukup mencengangkan.  Empat dari setiap lima orang generasi milenium memiliki smartphone, dibandingkan dengan hanya dua dari tiga orang di rentang usia 35-54 tahun dan dua dari lima orang di usia 55 tahun. Sementara saat ini smartphone telah menjadi produk pasar massal, kemampuan milenium untuk mengadopsi teknologi gadget menjadi penting saat ini.

Mengapa generasi milenial sangat cepat mengadopsi teknologi mobile?
Mengapa generasi milenial berusia 18-34 tahun begitu cepat mengintegrasikan perangkat mobile dalam kehidupan sehari-hari mereka? Mengapa mereka lebih cepat beradaptasi dibanding orang yang berusia 35 tahun atau yang lebih tua? Kemungkinan besar, hal ini berhubungandengan fakta bahwa generasi ini tumbuh pada jaman dimana teknologi web muncul dan berkembang menjadi apa yang kita kenal hingga saat ini.

Kita harus memahami bahwa sepanjang hidupnya, generasi milenial harus menyesuaikan kebiasaan mereka dengan perkembangan teknologi. Apakah itu dari teklnologi dial-up ke broadband, dari chatting melalui mIRC hingga update status Facebook, dari komputer desktop ke perangkat mobile. Intinya generasi milenium akan selalu mengadaptasi kebiasaan berteknologi agar sesuai dan nyaman bagi mereka, dan kebetulan teknologi pada perangkat mobile memenuhi kebutuhan akan kenyamanan mereka. Smartphone dan tablet memungkinkan Anda mengakses hampir semua informasi dan konten online setiap saat. Selama bertahun-tahun, generasi milenium mengahrapkan agar semua informasi ada di ujung jari mereka. Ponsel kemudian datang, dan memenuhi harapan tersebut.Inilah sebabnya ketika datang tren konsumsi media dan produk digital lainnya melalui mobile, generasi milenial benar-benar berada di garis depan.

Milenial dan konsumsi video
Menurut laporan terbaru dari Ooyala, 46% dari semua video diputar di kuartal ke empat 2015 berada di perangkat mobile seperti tablet dan smartphone. Bahkan,konsumsi video di tablet dan smartphone tumbuh 35% pada tahun lalu dan telah tumbuh 170% sejak tahun 2013. Jadi anggapan bahwa tumbuhnya perangkat mobile meningkatkan tren pemasaran bisnis melalui video digital tak sepenuhnya benar. YAng benar, sebenarnya Millennial pengguna perangkat mobilelah yang mendorong konsumsi video digital.

Ooyala menyebut generasi Millenial sebagai generasi yang "Tak kenal kabel" dan "generasi mobile pertama". Mereka menyatakan diri sebagai "generasi global yang jelas, berbagi lebih banyak kesamaan daripada generasi sebelum mereka, dan mendorong untuk menjadi homogen secara digital dengan perangkat mobile. "

Masih dari laporan Ooyala, generasi Milenium secara signifikan telah mengubah pola keterlibatan perangkat dan video berdurasi panjang:
-Untuk kuartal kedua 2015, 69% dari semua video yang ditonton di smartphone berada di bawah 10 menit. Di sisi lain, itu berarti bahwa hampir sepertiga dari video yang ditonton melalui smartphone berdurasi lebih panjang dari 10 menit. Pengaruh milenial sangat kentara di sini
-Penggunaan tablet untuk konten berdurasi 10-30 menit tumbuh pada tiga kuartal berturut-turut sebesar 21%. Ini berarti perangkat mobile (smartphone dan tablet) telah menjadi perangkat favorit untuk program-program tayangan episodik yang dulu menjadi favorit televise
@ariefburhan/berbagai sumber

Go to top