Apa Jadinya Jika Bepergian Tanpa Gadget dan Koneksi?

gurun

Bayangkan ketika kita berada di  luar negeri, tersesat, dan tidak ada satupun yang dapat dihubungi untuk diminta bantuan. Kondisi ini dikarenakan ponsel atau tablet mengalami kerusakan, kehabisan baterai hingga kacaunya koneksi, yang menjadikannya mimpi buruk untuk dihadapi. Menurut penelitian Kaspersky Lab, perangkat yang terkoneksi sekarang merupakan hal penting kala bepergian, karena orang-orang menggunakannya untuk mengambil foto (63%), mencari jalan dari lokasi A ke B (55%), atau saat membutuhkan bantuan (51%). Faktanya, mereka sangat bergantung pada perangkatnya, bahkan 39% dari responden tidak dapat membayangkan bepergian ke mana pun tanpa gawai yang dimiliki.

Penelitian Kaspersky Lab menunjukkan bahwa orang-orang bergantung kepada koneksi Internet saat bepergian, yang artinya ketika perangkat mengalami kegagalan sistem atau kehilangan koneksi, mereka dengan cepat menjadi orang-orang yang kebingungan dan tanpa arah. Fenomena ini pada satu dari enam (17%) responden yang mengalami masalah saat melakukan perjalanan sebagai akibat hilangnya konektivitas.

Dari riset ditemukan bahwa responden tidak dapat menemukan tempat untuk menginap, kehilangan informasi mengenai perubahan jadwal penerbangan hingga keracunan akibat tidak dapat mencari informasi secara online mengenai tempat makan.

Bahkan salah satu responden anonim mengungkapkan bahwa ia terjebak di gurun saat telepon pintarnya tidak berfungsi. Situasi menakutkan ini mungkin dapat diatasi jika responden memiliki koneksi. Tanpa bisa menggunakan telepon pintarnya, responden berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Terjebak di gurun memang contoh yang ekstrem, tetapi tidak mendapatkan koneksi sama sekali merupakan kekhawatiran bagi banyak orang, (84%) responden setuju bahwa mereka akan merasa tertekan jika tersesat di lokasi yang tidak diketahui, dan dengan dua perlima (39 %) responden mengkhawatirkan suatu saat kondisi tersebut terjadi pada mereka.

“Insiden tersesat di gurun pasir dan lainnya sesungguhnya dapat dihindari apabila kita lebih menjaga perangkat yang terkoneksi dengan baik. Bergantung dengan koneksi Internet sebenarnya tidak selalu menjadi hal buruk. Lagipula dengan adanya koneksi Internet, saat bepergian kita dapat menemukan jalan menuju lokasi, serta bahkan untuk mencari tempat makan dan tempat menginap. Karena ketergantungan inilah, maka sebaiknya jangan membahayakan diri sendiri karena kehilangan konektivitas saat keluar atau saat berada di tempat asing,” kata Dmitry Aleshin, selaku VP untuk Pemasaran Produk, Kaspersky Lab.

Memiliki solusi keamanan yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dapat memberikan ketenangan pikiran bagi para penggunanya dan membantu menghindari masalah saat mereka jauh dari rumah. Kaspersky Security Cloud menawarkan solusi tersebut, fiturnya dapat menyesuaikan dengan situasi yang dihadapi oleh penggunanya, mulai dari lingkungan tempat mereka berada, bagaimana mereka terhubung, dan meggunakan perangkat apa. Fitur-fiturnya antara lain:

Anti-Theft - membantu untuk menghindari pencurian atau kehilangan perangkat di tempat yang tidak diketahui. Fitur ini dapat mengunci dan menemukan perangkat yang hilang atau dicuri, dengan cara alarm perangkat yang akan berbunyi, dan bahkan mengambil foto pelaku yang telah mencurinya.

Secure Connection - membantu orang tetap aman dan terlindungi, bahkan jika mereka online di tempat asing, dan menggunakan Wi-Fi tidak dikenal. Fitur ini dapat mentransfer data melalui saluran terenkripsi untuk memastikan keamanan data pribadi.

Device Power Consumption - membantu mencegah momen yang tidak diinginkan ketika menyadari baterai hampir habis, tetapi tidak mengetahui lokasi Anda berada. Device Power Consumption memungkinkan Anda mengetahui kapan baterai akan mati dan menghitung mundur berapa menit yang tersisa, sehingga memberikan waktu bagi Anda untuk mengisi ulang daya baterai.

 

Morocco is having a moment: why you need to make the journey from Singaporegurun

Go to top